Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Heboh Aliran Sesat Di Gegerkalong Bandung Diduga Lakukan Ritual Syiah
Dream - Media sosial dihebohkan dengan dugaan aliran sesat yang terjadi di Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa barat.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @fakta_bandung, tampak sekelompok orang diduga tengah melakukan kegiatan di dalam masjid.
Tak seperti ibadah dalam masjid pada umumnya, suasana terlihat begitu mencekam karena pencahayaan ruang itu menggunakan lampu berwarna merah.
“ Astagfirullah, itu mereka ibadahnya nari-nari, OMG,” ucap seorang perempuan sambil merekam video itu.
Dikatakan bahwa ritual itu digelar di sebuah masjid yang berada di dekat Pondok Pesantren milik Aa Gym, Darut Tauhid, Gegerkalong, Bandung.
Sejumlah warga pun terlihat mendatangi lokasi dugaan aliran sesat di Bandung tersebut. Namun belum ada penjelasan kapan ritual ibadah yang diduga aliran sesat itu berlangsung.
Berdasarkan informasi dari seorang jemaah, lokasi itu merupakan kabuyutan yang berada di Gegerkalong Girang RT 03/RW 01, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung. Kabuyutan diduga digunakan oleh kelompok jemaah Syiah saat hari Asyura
Kabuyutan diartikan sebagai tempat ritual untuk kegiataan religius. Sementara menurut NU Online, Kabuyutan adalah sebuah tempat yang mempunyai sebuah pantangan yang harus rakyat ikuti dan taati.
“ Saat itu Kabuyutan sedang melaksanakan hari Asyura terhadap kelompok Syiah. Petugas kepolisian melakukan penjagaan sehingga tidak terjadi hal yang diinginkan,” tulis akun @fakta_bandung.
Menanggapi hal itu, Kapolsek Sukasari Kompol Mohammad Darmawan mengatakan bukan kewenangannya menyimpulkan kelompok tersebut sesat atau bukan.
“ Kami hanya menjaga kondusifitas dan alhamdulilah (kondusif) saat malam satu suro itu. Soal aliran itu tidak bisa mengatakan apapun karena domainnya bukan kepolisian,” kata Darmawan, dikutip dari westjavatoday.com.
View this post on Instagram
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya


Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
