Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Wakaf adalah amalan yang mengandung pahala mengalir. Ini karena manfaat wakaf dapat dirasakan oleh banyak orang lain, bahkan hingga generasi-generasi berikutnya.
Tentu, pemanfaatan benda wakaf, terutama tanah, diorientasikan untuk kepentingan umat Islam. Pemanfaatan itu dapat diwujudkan antara lain dengan cara ditanami tanaman bernilai ekonomis.
Terdapat empat komponen dalam wakaf, yaitu pemberi wakaf (waqif), penerima wakaf (al mawquf 'alaih), benda yang diwakafkan (al mawquf), serta akad (ijab qabul) antara pemberi dan penerima wakaf. Masing-masing komponen ada syarat yang harus terpenuhi.
Lazimnya, tanah wakaf dikelola untuk kepentingan umat. Tetapi, ada kasus tanah wakaf dikelola untuk kepentingan pribadi, misalnya pengurus masjid menanami tanah wakaf dan hasilnya untuk kebutuhan keluarganya.
Bagaimana hukum terkait persoalan semacam ini?
Dikutip dari rubrik Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama, tanah wakaf boleh ditanami oleh penerima wakaf, dalam hal ini pengurus masjid. Meski demikian, nilai pemanfaatannya tetap harus ditujukan kepada orang banyak.
Sementara pihak yang menanami tanah tersebut dibolehkan mengambil sebagian hasil pemanfaatan itu untuk kepentingan pribadi. Tentu dengan kadar yang paling sedikit atau setara dengan ongkos standar.
Tetapi, jika hasil penanaman itu diambil sepenuhnya untuk kepentingan pribadi, hal itu sangat dilarang.
Hal ini seperti dijelaskan dalam kitab l'anah At Thalibin.
Selengkapnya, baca pada tautan ini.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari