Dream - Pernikahan merupakan peristiwa yang sangat dinantikan oleh setiap orang. Islam menggambarkan orang-orang yang menikah seperti telah mendirikan setengah dari keseluruhan ajaran agama.
Pernikahan berhukum sah tanpa memandang status. Pernikahan yang pria baik dengan gadis atau janda hukumnya tetap sah.
Meski mengandung nilai ibadah yang besar, tidak serta merta menjadikan pernikahan mudah dijalankan. Ada syarat-syarat tertentu dalam menjalankan pernikahan, terutama jika yang dinikahi adalah wanita hamil.
Dikutip dari laman islami.co, pernikahan dengan wanita hamil baru dapat dilaksanakan setelah wanita itu melahirkan. Sebelum menikah, harus dipastikan dulu wanita itu dicerai suaminya atau sang suami telah meninggal.
Hal ini didasarkan pada ketentuan dalam Alquran Surat Thalaq ayat 4 yang artinya, " Dan wanita-wanita yang hamil, iddah mereka itu adalah setelah melahirkan kandungannya."
Tetapi, ketentuan ini tidak berlaku bagi wanita hamil di luar nikah. Seorang pria dapat menikahi wanita hamil di luar nikah tanpa harus menunggu dia melahirkan anaknya.
Untuk mengetahui penjelasan lebih mendalam, silakan baca pada tautan ini.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah