7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Foto Ilustrasi
Dream - Penutupan lokalisasi Dolly di Kota Surabaya menjadi model di daerah lain di Indonesia, salah satunya Kota Jambi. Kesuksesan itu hasil kerjasama antara Kementerian Sosial dengan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kota Surabaya.
" Kesuksesan Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Walikota Surabaya menutup lokalisasi Dolly mendorong kami untuk melakukan hal serupa di sini," kata Walikota Jambi, Syarif Fasha sebelum bertemu dengan Dirjen Rehabilitas Sosial, Samsudi, di Kantor Kemensos, Salemba, Jakarta,seperti yang tertulis pada rilis yang diterima Dream.co.id, Kamis 11 September 2014.
Penutupan lokalisasi membutuhkan waktu dan profesionalitas dalam pelaksanaannya. Sebab, harus merubah mental para Wanita Tuna Susila (WTS) dengan membina dan pemberdayaaan. Lokalisasi di Kota Jambi terdapat di Payo Sigadung dan Langit Biru.
“ Pada 15 September 2014 akan dideklarasikan pendahuluan untuk penutupan di lokalisasi tersebut yang dihuni 600 WTS yang berasal dari berbagai daerah," kata Syarif.
Dirjen Rehabilitas Sosial, Samsudi mengatakan, upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi patut diapresiasi, terlebih setelah ada Peraturan Daerah (Perda) tentang penutupan lokalisasi tersebut dan atas hasil kajian dari tim terpadu yang melibatkan berbagai unsur terkait.
“ Kemensos memiliki model untuk penanggulangan lokalisasi yaitu dengan pendekatan panti di dalamnya ada pelatihan keterampilan dan non panti yang bermitra dengan kelembagaan lokal, ” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan untuk penutupan lokalisasi dan inisiasi bisa dilakukan oleh Menteri Sosial seperti di lokalisasi Dolly. Selain itu, juga akan dilakukan berbagi tugas secara proporsional dan saling menguntungkan terkait pemulangan, jaminan hidup, biaya hidup serta pengembangan potensi untuk beralih profesi.
“ Kemensos mendukung bila kelak lahan tersebut bisa digunakan untuk kepentingan pendidikan ataupun sarana lainnya, seperti pusat kajian keilmuan dan keagamaan, serta praktik peserta didik dari berbagai sekolah, ” terangnya.
Sementara itu, Direktur Rehabilitasi Tuna Sosial, Sonny Manalu mengatakan, bahwa kedatangan Wali Kota Jambi sebagai kelanjutan dari pertemuan untuk membahas rencana penutupan lokalilasi tersebut.
Persoalan penanganan masalah prostitusi termasuk kategori masalah kesejahteraan sosial. Di Indonesia jumlah lokalisasi masih banyak dengan jumlah WTS lebih dari 10.000 orang yang terbagi dalam beberapa kelas pelayanan bagi para pelanggannya.
Hasil penelitian Kemensos, 80 persen WTS mengidap penyakit seksual menular, 35 persen terinfeksi HIV, serta penyakit lainnya. Namun, dampak buruk yang mencengangkan adalah kondisi anak-anak usia dini (5-8 tahun) sudah diperkenalkan dengan praktek ‘hubungan’ orang dewasa, seperti kasus di lokalisasi Dolly.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?