Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko (Foto: Kantor Staf Kepresidenan RI)
Dream - Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn) Dr Moeldoko mengimbau masyarakat yang berada di zona merah untuk tetap bersabar. Diharap, mereka tidak terburu-buru ingin berada di zona hijau.
" Jangan buru-buru untuk ingin bersama-sama di zona hijau. Kasihan nanti orang lain," ujar Moeldoko dalam siaran langsung New Normal & You di Dream.co.id, Senin 15 Juni 2020.
Menurut Moeldoko, persoalan covid-19 itu tentang transmisi. Bila seseorang keluar dari lingkungannya, apalagi yang dikelompokkan dalam zona merah, maka ada potensi penularan ke orang lain.
" Hal itu harus dihindari," terang mantan Panglima TNI ini.
Mantan Wakil Gubernur Lemhanas ini juga mengingatkan masyarakat, bahwa droplet sangat mudah menularkan virus Covid-19 kepada orang lain.
Ia pun juga sangat menyayangkan adanya klaster Tabligh Akbar di Gowa, Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu.
" Saya harus jujur katakan kepada teman-teman, acara Tabligh Akbar di Gowa kemarin ternyata memberikan sumbangan signifikan terhadap pasien Covid-19," ujar Moeldoko.
Walau kasus COVID-19 terus meningkat, Moeldoko yakin pemerintah pusat dan daerah terus bekerjasama dalam melawan pandemi.
" Bentuk atensi pemerintah kepada penanggulangan COVID-19 yaitu dengan digelontorkan dana sebesar Rp168,3 triliun," jelas Moeldoko.
Adapun bentuk bantuan yang diberikan pemerintah seperti penyaluran alat medis, melakukan lebih banyak laboratorium tes, lebih banyak ruang tidur dan kasur untuk pasien COVID-19, serta menggerakan banyak tentara untuk mengawal masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.
Moeldoko menegaskan lagi, pemerintah menargetkan pandemi ini akan berakhir pada akhir Juli, serta penerapan new normal sudah bisa dilakukan. Sehingga terjadi dapat perubahan yang signifikan.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan