Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Ilustrasi
Dream - Penguasaan bahasa asing menjadi salah satu aspek utama demi meningkatnya pertumbuhan ekonomi. Kemampuan bahasa asing dapat membantu para pelaku bisnis dan tenaga kerja untuk bersaing memperebutkan peluang global.
Bahasa Inggris sebagai bahasa global utama dunia menjadi bahasa asing yang penting untuk dipelajari. Namun, di Indonesia kemampuan Bahasa Inggris masyarakatnya masih memprihatinkan.
Berdasarkan Laporan Indeks Kecakapan Bahasa Inggris atau EPI (English Proficiency Index) 2022 yang dirilis EF Education First, Indonesia menempati peringkat ke-81 dari 111 negara.
Peringkat tersebut menurun dari laporan tahun lalu, di mana Indonesia menempati peringkat ke-80. Di Asia, negara dengan posisi tertinggi adalah Singapura yang nangkring peringkat ke-2, sementara Indonesia menempati urutan ke-15 dari 24 negara Asia.
" Laporan ini menjadi upaya EF untuk memberikan tolok ukur bagi para pembuat kebijakan, komunitas, pendidik, dan pihak relevan lainnya untuk upaya pemerataan dan peningkatan kecakapan berbahasa Inggris di negara mereka," kata Operations Director EF Adults Indonesia, Fanno Hendriawan, Kamis 17 November 2022.
Skor ini berada di level menengah, setara dengan tingkat B1 dalam Common European Framework for Reference. skor tersebut masih berada dibawah rata-rata skor regional Asia, 500.
Fanno mengatakan, pentingnya penguasaan bahasa asing terutama bahasa Inggris sebagai bahasa global perlu dijadikan fokus bagi masyarakat Indonesia.
Meskipun pelajaran Bahasa Inggris sudah wajib di sekolah, katanya, praktik perlu dilakukan di luar kegiatan pelajaran.
" Seperti melalui media belajar online, membaca buku atau menonton film dalam bahasa Inggris, serta metode lainnya demi meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris," ujarnya.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya