Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Menlu Retno L Marsudi Saat Bertemu Menlu AS Rex Tillerson (Foto: Kemlu.go.id)
Dream - Pemerintah Indonesia terus mengupayakan dukungan internasional kepada Palestina. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia ialah mendesak Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Dewan Keamanan PBB untuk segera bersidang membahas krisis di Masjid Al Aqsa.
“ Dewan Keamanan PBB dan OKI harus secepatnya bersidang untuk segera menghentikan tindakan Israel di Masjidil Aqsha,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin, 24 Juli 2017.
Lukman meminta semua pihak agar menahan diri karena kesucian Masjid Al Aqsa harus dihindarkan dari segala bentuk tindak kekerasa.
“ Siapapun harus terjamin haknya untuk beribadah di rumah ibadah. Tak boleh ada larangan terkait hal itu,” kata dia.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno Marsudi terus mengupayakan tekanan diplomatis. Melalui sambungan telepon pada Sabu, 22 Juli 2017, Retno meminta Menlu Amerika Serikat Rex Tillerson, agar mendesak Israel menghentikan pembatasan beribadah dan tindakan kekerasan di Masjid Al Aqsa.
Dalam keterangan tertulisnya, Retno mengaku sangat khawatir dengan semakin memburuknya situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa.
Sebab, dari serangan terakhir yang terjadi, tiga orang pemuda Palestina meninggal dunia. Dia menegaskan pentingnya agar segera mengambil langkah agar eskalasi kekerasan dan ketegangan dapat dihentikan.
" Penurunan eskalasi penting sekali dilakukan untuk mencegah situasi semakin memburuk," kata Retno.
Dalam pembicaraan telepon tersebut, Menlu AS juga menyampaikan kekhawatiran yang sama terhadap situasi di Kompleks Masjid Al-Aqsa. Menlu AS menyampaikan kalau pihaknya telah melakukan pembicaraan dengan Yordania, Palestina, dan Israel.
Menurut Retno, Rex mengaku sepakat dengan Indonesia mengenai pentingnya mencegah meningkatnya eskalasi di Kompleks Masjid Al Aqsa. Rex menegaskan status quo terkait status kompleks Masjid Al-Aqsa juga penting untuk tetap dipelihara.
Retno telah berkomunikasi secara intensif dengan Menlu Yordania, Palestina, Turki, dan Sekjen OKI agar situasi di Kompleks Al Aqsa tidak memburuk dan kegiatan beribadah dapat segera dipulihkan. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya