Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Salah satu peledak paling umum digunakan saat perang adalah granat tangan. Tapi pernahkah Anda melihat isi granat? Bahan apa saja yang menyusun sebuah granat?
Rasa ingin tahu memang terkadang mengalahkan banyak hal. Termasuk ingin mengetahui bagaimana kekuatan granat tangan jika ditekan dengan mesin press hidrolik.
Sebuah video yang diunggah di YouTube memperlihatkan mesin press hidrolik menghancurkan 2 granat tangan peninggalan Perang Dunia II.
Granat pertama adalah dari jenis MK-2 Pineapple dan yang kedua adalah granat dari tipe Mills Bomb. Tentu saja keduanya sudah tidak aktif sehingga tidak mempunyai daya ledak.
Ketika mesin press hidrolik mulai menekan...
© Dream
Bagian atas granat mulai rontok satu persatu hingga akhirnya seluruhnya pecah menjadi serpihan-serpihan.
Granat tangan memang dirancang untuk meledak dan kemudian menghamburkan serpihan-serpihan tajam untuk melukai lawan.
Kekuatan tekan mesin press hidrolik memang ditambah sedikit demi sedikit. Hal ini berguna untuk mengetahui pada tekanan berapa granat akan 'meledak'.
© Dream
Ternyata kedua granat yang berukuran kecil ini baru meledak pada ukuran tekanan 20 bar. Yang berarti sama dengan memiliki daya ledak hingga 4,2 ton.
Video yang diunggah ke YouTube oleh akun PressTube itu benar-benar mendapat sambutan hangat. Video itu setidaknya sudah ditonton 6 juta kali.
© Dream
(Sumber: Viral4real.com)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari