Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Gagang Pintu. (Foto: Freepik)
Dream - Penduduk dunia saat ini melakukan berbagai cara untuk mencegah penyebaran virus corona baru. Virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, China, ini memang mulai menyebar ke berbagai negara. Membuat dunia was-was.
Sebenarnya masih banyak orang yang penasaran dengan cara penyebaran virus yang juga dikenal dengan 2019-nCoV itu. Apalagi, kasus infeksi virus ini semakin banyak dan meluas.
Penelitian didukung oleh sejumlah ilmuwan, seperti Dr Michael Head, peneliti senior bidang kesehatan global di University of Southampton, dan Dr Maria Van Kerkhove, anggota komite darurat WHO mengenai wabah Wuhan, tampil untuk memberikan penjelasan tentang penyebaran virus mematikan tersebut.
Menurut kedua pakar tersebut, virus corona baru tidak hanya dapat menular jika manusia menghirup partikel yang terinfeksi. Tetapi menyentuh permukaan yang mengandung partikel virus juga bisa terinfeksi.
Maka tidak mengejutkan sebuah laporan yang dirilis oleh Sin Chew Daily baru-baru ini yang mengatakan bahwa jejak virus corona baru dari Wuhan ini juga bisa ditemukan di gagang pintu yang pernah disentuh oleh orang yang terinfeksi.
Hal ini tentu semakin membuat tingkat penularan virus corona baru semakin tinggi hingga orang mudah terkontaminasi.
Menurut laporan Sin Chew Daily, virus corona baru yang telah menginfeksi Wuhan telah ditemukan pada pegangan pintu logam yang sebelumnya digunakan oleh pasien yang didiagnosis menderita penyakit ini.
Meskipun ini tidak mengejutkan, tapi bisa jadi pengingat bahwa semua permukaan yang bersentuhan dengan orang sehat mungkin mengandung patogen yang dapat menyebabkan penyakit menular.
" Banyak dari kita yang khawatir tentang berapa lama virus itu sendiri dapat bertahan di lingkungan eksternal setelah meninggalkan tubuh manusia," kata Zhang Zhoubin, wakil direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Guangzhou.
Karenanya, dia mengingatkan semua orang yang tinggal di daerah di mana virus corona telah menyebar untuk melakukan berbagai langkah pencegahan. Zhoubin ingin memastikan bahwa warga membiasakan diri mereka dengan membersihkan semua permukaan yang bersentuhan dengan mereka secara benar.
Selain, itu dia menyarankan untuk memastikan bahwa segala sesuatu yang sering disentuh tangan, seperti keyboard, ponsel, dan gagang pintu, harus disterilkan dengan benar untuk mencegah infeksi virus corona.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya