Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Presiden Jokowi Tranktir Makan Siang Pengojek Dan Sopir Angkutan Umum (Setkab.go.id)
Dream - Presiden Joko Widodo membuat tradisi yang tak lazim. Usai mengundang para pakar dan ahli ekonom ke Istana, kini giliran ratusan tukang ojek menikmati makan siang bersama presiden.
Tak hanya tukang ojek, Jokowi juga mengundang sopir mikrolet, Kopaja, Kopami Jaya, Metromini, dan sopir taksi untuk makan siang bersama di Istana Negara.
"Saya mengundang ke sini hanya untuk makan siang, tidak ada kepentingan lain," kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan di Istana Negara, Jakarta, seperti dikutip dari laman Setkab.go.id, Selasa, 1 September 2015.
Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menceritakan kisahnya saat pertama kali berkunjung ke Jakarta. Dari Klender, Jakarta Timur, mantan Walikota Solo ini harus enam kali berganti angkutan saat hendak ke kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, pulang pergi.
“Tahun 85-88 ke Jakarta dari Klender ke Kuningan tiap pagi jam 06.00 WIB tiga kali ganti angkutan. Saya ingat betul itu. Tahun 85 ingat (naik) metromini,” kenang Presiden.
Presiden tampaknya juga menangkap fenomena bisnis ojek online yang kini sedang marak. Tak lupa dia berpesan agar para sopir khususnya pengojek tetap bersaing namun tidak saling bergesekan.
"Jangan berantem (ojek) pangkalan dan Go-jek," katanya.
Dalam kesempatan langka tersebut, bekas sopir taksi yang beralih menjadi pengojek dari Go-jek, Rofiq, mengaku pengalaman makan siang bersama Presiden tak bisa digambarkan.
“Rasanya bangga banget, sebagai anak jalanan merasa dihargai. Susah dikatakan Pak rasanya, ada rasa strawberi, juga bingung, yang pasti bahagia banget,” katanya.
Sopir Mikrolet, T. Napitulu, menambahkan, undangan makan siang ini merupakan penghargaan yang tinggi bagi dirinya. Ia merasa pekerjaannya sebagai sopir dihargai sehingga diundang ke istana. (Ism)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS