Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi E-KTP
Dream - Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri merilis data kependudukan semester I-2020. Data tersebut menunjukkan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia saat ini.
Mendagri Tito Karnavian mengatakan data kependudukan ini nantinya akan menjadi basis data bagi pemerintah dalam menjalankan sejumlah program.
"Data Kependudukan Kementerian Dalam Negeri yang dimaksud dalam UU Adminduk dapat digunakan sebagai basis data bagi perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, penegakan hukum dan pencegahan kriminal," ujar Tito, dikutip dari Dukcapil.kemendagri.go.id.
Dari data yang dirilis Ditjen Dukcapil, jumlah penduduk Indonesia hingga semester I 2020 sebanyak 268.583.016 jiwa. Rinciannya, penduduk laki-laki sebanyak 135.821.768 jiwa sedangkan perempuan 132.761.248 jiwa.
Jumlah penduduk laki-laki naik 0,71 persen dan perempuan 0,82 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara total kenaikan jumlah penduduk tahun ini mencapai 0,77 persen daripada data tahun 2019.
"Berdasarkan jenis kelamin, persentase kenaikan per tahun penduduk perempuan lebih besar daripada kenaikan jumlah laki-laki. Kenaikan jumlah penduduk rata-rata per tahun sebesar 0,88 persen," ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh.
Kalimantan Utara tercatat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk paling sedikit yaitu sebanyak 663.696 jiwa. Sedangkan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak adalah Jawa Barat dengan 46.092.205 jiwa.
Di tingkat kabupaten/kota, jumlah penduduk paling sedikit ada di Kabupaten Tana Tidung dengan 24.243 jiwa. Sedangkan jumlah penduduk terbanyak ada di Kabupaten Bogor dengan 4.790.247 jiwa.
Terdapat empat provinsi tercatat memiliki penduduk perempuan lebih banyak dibandingkan laki-laki. Keempat provinsi tersebut yaitu DI Yogyakarta dengan penduduk wanita 39.584 jiwa lebih banyak daripada laki-laki.
Posisi kedua yaitu Nusa Tenggara Barat dengan penduduk perempuan 4.632 jiwa lebih banyak. Kemudian ada Sulawesi Selatan dengan penduduk perempuan 58.663 jiwaebih banyak laki-laki.
Posisi selanjutnya yaitu Jawa Timur dengan penduduk perempuannya lebih tinggi 31.531 jiwa daripada laki-laki.
Kemudian, 96 kabupaten/kota memiliki jumlah penduduk perempuan lebih tinggi dari laki-laki. Kabupaten dengan jumlah perempuan tertinggi yaitu Sumenep dengan 34.032 jiwa daripada laki-laki.
Sedangkan Kabupaten Bogor tercatat memiliki jumlah penduduk laki-laki paling banyak daripada perempuan di seluruh Indonesia. Jumlah penduduk laki-laki di Kabupaten Bogor lebih tinggi 120.709 jiwa daripada perempuan.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
