Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Dream - Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia di Jakarta akhirnya menyatakan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo bebas bepergian ke Negeri Paman Sam.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Dubes AS, Erin Elizabeth McKee, usai dipanggil Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi. Erin juga menyatakan tidak ada isu apapun terkait pelarangan bagi Jenderal Gatot untuk berkunjung ke AS.
" Jenderal Gatot dapat bepergian, tidak ada batasan, AS menyambut partisipasinya dalam konferensi sebagaimana undangan Jenderal Dunford," ujar Erin, dikutip dari Channel News Asia, Senin, 23 Oktober 2017.
Menlu Retno menjelaskan Dubes AS sudah menyampaikan permohonan maaf. Tetapi tidak ada penjelasan mengenai larangan masuk bagi Gatot.
" Kami sudah menyampaikan pada mereka, kami tetap menginginkan klarifikasi dan penjelasan mengapa insiden ini bisa terjadi, kami katakan kepada mereka kami tetap menunggu," kata Retno.
Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayor Jenderal Wuryanto pada Minggu, 22 Oktober 2017, menyatakan Jenderal Gatot tidak akan memenuhi undangan konferensi sampai ada pernyataan resmi dari Pemerintah AS.
" Jika ada kesalahan harus ada permohonan maaf. Tidak dari komandan militer melainkan dari Pemerintah (AS)," kata Wuryanto.
Sedianya, Gatot menghadiri undangan konferensi dari Kepala Staf Gabungan Militer AS, Jenderal Joseph Dunford. Gatot bersama rombongan seharusnya terbang pada Sabtu petang, 21 Oktober 2017.
Sesaat sebelum penerbangan, Gatot mendapat pemberitahuan dari maskapai Emirates, dia ditolak oleh US Customs and Border Protection. (ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha