Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
KH Said Aqil Siradj Saat Memberikan Pemaparan Soal LGBT (Dream.co.id/Maulana Kautsar)
Dream - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj turut bersuara terkait kampanye pegiat Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Dia menyatakan kampanye tersebut telah melenceng dari jalur kepantasan.
" Dulu orang malu karena LGBT dianggap kelainan. Sekarang, orang terang-terangan dan bangga karena mendapatkan legalitas dan bahkan mendirikan komunitas," kata Said, di Gedung PBNU, Jakarta, Senin, 22 Februari 2016.
Said menilai perilaku seksual menyimpang tersebut harus dihindari. Dia bahkan secara tegas menilai aktivitas LGBT tidak pantas.
" LGBT itu menjijikkan," ucap dia tegas.
Selanjutnya, dia mengritik adanya aliran dana dari lembaga donor asing yang masuk kepada komunitas ini. Said menyatakan dana tersebut disalurkan dengan tidak tepat sasaran.
" Aduh, daripada untuk mendanai LGBT lebih baik untuk mendanai yang lain. Banyak kebutuhan hal-hal yang lebih baik, seperti bangun sekolah, rumah sakit, atau klinik," ucap dia.
Lebih jauh, Said mengimbau agar masyarakat terus menjaga keluarga dan anak-anak dari pengaruh LGBT. Adapun bagi yang sudah terlanjur, Said meminta mereka kembali ke jalan yang benar.
Said menjamin mereka yang sudah menjadi LGBT dapat direhabilitasi di pondok pesantren.
" Semua pesantren kami siap menampung. Bagi yang berhati waras, mari saya imbau kembali ke jalan yang benar. Itu bukan lagi bertentangan dengan hukum, tapi fitrah manusia," kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya