Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Keinginan sejumlah tokoh agama untuk merehabilitasi pelaku Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) tampaknya bukan usaha yang mudah. Sebab, sebagian besar pelaku LGBT diyakini sulit keluar dari perilaku seksual menyimpang itu.
Kenyataan ini diakui Ketua Bidang Kerukunan Antarumat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI), Yusnar Yusuf. Dia berpendapat LGBT seolah menjadi candu bagi pelakunya.
"99 persen LGBT tidak bisa disembuhkan. Nanti dia akan kembali lagi," ucap Yusnar di Gedung MUI, Jakarta, Kamis 18 Februari 2016.
Meski begitu, Yusnar tak patah berhenti berharap agar pelaku LGBT dapat kembali normal. Menurut dia, kunci untuk mengubah perilaku itu tergantung pada niat pelakunya.
"Persoalannya pada spirit dia untuk keluar dari persoalan itu," ujar Yusnar.
Yusnar menawarkan agar agama menjadi salah satu jalan untuk mengubah perilaku itu. Salah satunya dengan pembinaan agama secara intensif melalui pondok pesantren.
"Salah satu treatment-nya ialah pesantren. Semisal dalam satu pesantren dapat menerima lima orang pelaku LGBT. Jumlahnya harus dibatasi dan dipisahkan. Agar membaur dan mereka tidak menularkan perilaku tersebut," kata dia.
Keyakinan terhadap proses rehabilitasi itu sebelumnya mengemuka dari pernyataan Ketua MUI Maruf Amin. Menurut Maruf salah satu jalan untuk meluruskan kembali perilaku pelaku LGBT adalah menjalani pertobatan dan rehabilitasi.
"Insya Allah, sudah banyak yang berhasil keluar. Kecuali mereka yang sudah tidak bisa dikembalikan," kata Maruf, Rabu, 17 Februari 2017 lalu.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari