Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade
Komisi VI DPR RI memberikan penghargaan terhadap langkah dan komitmen BUMN Industri Pertahanan (DEFEND ID) dalam memajukan teknologi serta memperkuat kemandirian alat utama sistem senjata (alutsista) nasional. Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor industri pertahanan dalam negeri.
Dalam agenda Kunjungan Kerja Reses ke PT Pindad di Bandung pada Rabu (9/4/2025), Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menyoroti peran besar PT Pindad dalam pengembangan platform pertahanan darat, serta layanan pemeliharaan dan perbaikan (MRO), termasuk produksi senjata dan amunisi. Menurutnya, langkah ini menunjukkan keseriusan DEFEND ID dalam menjawab tantangan global sekaligus memenuhi kebutuhan pertahanan nasional.
“ Alhamdulillah, produksi senjata serbu dalam negeri terus meningkat, salah satunya SS3 yang sudah diakui sebagai salah satu yang terbaik di dunia. PT Pindad kini juga mampu melakukan ekspor. Bahkan, dengan adanya pesanan puluhan ribu unit dari Pemerintah Arab Saudi, kualitas produk pertahanan kita menunjukkan kemajuan besar,” ujar Andre.
Politikus dari Fraksi Partai Gerindra ini juga menekankan bahwa dengan besarnya dukungan dari pemerintah, DEFEND ID perlu memperkuat reformasi internal, melakukan evaluasi menyeluruh, meningkatkan efisiensi, serta fokus pada penguatan penelitian dan pengembangan (R&D) agar teknologi yang dihasilkan makin canggih dan memiliki efek deteren dalam menjaga kedaulatan NKRI.
“ Sejak kepemimpinan Pak Prabowo sebagai Menteri Pertahanan hingga saat ini menjabat sebagai Presiden RI, kemudian dilanjutkan oleh Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, kita menyaksikan adanya komitmen pemerintah yang nyata. Melalui Kementerian Pertahanan, pemerintah telah memberikan dukungan besar berupa pemesanan dalam jumlah signifikan kepada industri pertahanan nasional. Ini menjadi bukti keberpihakan Presiden Prabowo terhadap penguatan industri strategis,” tambah Andre.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Pindad, Sigit P. Santosa, menyampaikan bahwa PT Pindad bersama perusahaan dalam holding DEFEND ID berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi, kemampuan teknologi, dan inovasi produk pertahanan untuk mendukung kemandirian nasional di sektor alat peralatan pertahanan dan keamanan (alpalhankam).
“ Sebagai BUMN yang memiliki peran vital di sektor pertahanan, kami bersama subholding yang ada akan terus menjalin kolaborasi, meningkatkan kemampuan teknologi, serta berinovasi dalam pengembangan produk alutsista. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan produk berkualitas demi mewujudkan kemandirian alpalhankam nasional sesuai dengan target strategis tahun 2029,” jelas Sigit.
Sebagai informasi, DEFEND ID terdiri dari lima BUMN pertahanan, yakni PT LEN Industri sebagai induk holding, serta PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT PAL Indonesia, dan PT Dahana. Dengan sinergi ini, DEFEND ID ditargetkan mampu meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 50 persen pada teknologi-teknologi strategis dan menjadi salah satu dari 50 perusahaan industri pertahanan teratas di dunia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya