Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
PSBB Kota Tegal Ditutup Pesta Kembang Api (Liputan6.com)
Dream - Pemkot Tegal berencana melakukan penutupan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tegal, Jawa Tengah pada Jumat, 22 Mei 2020. Hal ini dilakukan untuk merayakan zero covid.
PSBB Kota Tegal untuk mencegah penyebaran Covid-19 sudah berlangsung selama dua tahap. Tahap I berlangsung pada 22 April-6 Mei 2020. Kemudian dilanjutkan Tahap II pada 7 Mei-22 Mei 2020. Kebijakan itu diklaim pemkot berhasil karena Kota Tegal sudah kembali nol kasus positif Covid-19.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono membenarkan rencana digelarnya apel gabungan penutupan PSBB tersebut.
" Besok (Jumat) jam 11 malam ada apel bersama gabungan, pembunyian sirine dan kembang api untuk menandai berakhirnya PSBB di Kota Tegal," kata Dedy Yon saat dihubungi, Kamis 21 Mei 2020.
Lebih lanjut, siang hari sebelum apel digelar akan dilakukan penyemprotan disinfektan massal di tempat-tempat umum. Rencananya, penyemprotan itu akan dilakukan menggunakan sekitar 30 mobil water canon milik kepolisian.
" Jadi siang hari penutupan PSBB dilakukan dengan PDBB, penyemprotan desinfektan berskala besar. Malamnya PSBB ditutup dengan sirine dan kembang api saat apel gabungan," ucapnya.
Dedy Yon menyebut, apel gabungan penutupan PSBB tersebut akan diikuti sedikitnya 2.500 petugas gabungan dari Gugus Tugas Covid-19, kepolisian, TNI, tenaga kesehatan dan organisasi kemasyarakatan yang bertugas selama PSBB.
" Mungkin apel ini melibatkan 2.500-3.000 kalau dengan tenaga medis," kata Deddy.
Mengantisipasi kerumunan, Dedy Yon mengaku bahwa Pemkot Tegal sudah mengimbau masayarakat agar tetap berada di rumah.
" Itu tidak boleh ditonton. Masyarakat cukup menyaksikan di depan rumah saja. Kembang apinya super mega, yang tinggi, jadi bisa disaksikan dari depan rumah. Nanti apelnya juga tetap jaga jarak," kata Deddy.
Di media sosial, rencana kegiatan apel penutupan PSBB Kota Tegal sudah beredar luas. Dalam foto pamflet yang beredar, terdapat tulisan Apel Malam Penutupan PSBB dengan Sirine dan Kembang Api Spektakuler disertai foto Dedy Yon dan wakilnya Mohamad Jumadi.
Tegal merupakan kota pertama yang berani memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Saat itu Wali Kota Tegal Deddy Yon Supriyono menyebut dengan istilah isolasi wilayah. Ditandai dengan pemasangan berbagai perintang kendaraan untuk masuk kota Tegal.
Belakangan istilah yang digunakan Deddy itu dikoreksi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia tak mau disalip dalam kebijakannya dan menyebut yang terjadi di Tegal adalah isolasi kampung. Persetujuan Menkes Terawan tentang pemberlakuan PSBB di Kota Tegal langsung diterapkan.
Sumber: Liputan6.com/Edhie Prayitno Iga
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya