Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Video Viral Habib Umar Assegaf Melanggar PSBB (Liputan6.com)
Dream - Beberapa waktu lalu, viral video pria bergamis memarahi hingga mendorong petugas PSBB di media sosial. Video tersebut beredar ini media sosial.
Rupanya, pria tersebut diketahui Habib Umar Abdullah Assegar, pengasuh Majelis Roudhotus Salaf Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. Pria tersebut memarahi petugas PSBB di pos check point exit Tol Bundaran Satelit Surabaya pada Rabu, 20 Mei 2020 pukul 16.45 WIB.
Dalam video yang berdurasi 1 menit 23 detik tersebut terlihat Umar terlibat cekcok dengan petugas dan saling dorong. Umar terlihat menggunakan kain sorban saat memukul petugas tersebut yang kemudian dibalas dengan tangan kosong serta ditendang oleh petugas.
Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, kejadian bermula saat anggota Satlantas Polrestabes Surabaya melaksanakan pemeriksaan kendaraan yang akan masuk ke Kota Surabaya di pos cek poin tersebut.
" Sekira pukul 16.45 wib, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya menghentikan kendaraan Toyota Camry dengan Nopol N 1 B dari Arah Malang. Kemudian dilakukan pemeriksaan oleh petugas yang didapati bahwa pengemudi tidak menggunakan masker dan penumpang melebihi ketentuan PSBB," kata Trunoyudo, dikutip dari Liputan6.com
Saat itu, petugas meminta kepada pengemudi mobil Toyota Camry warna hitam dengan nomor polisi N 1 B tersebut untuk putar balik, kembali ke daerah asalnya.
" Namun dari dalam mobil terdengar suara dari penumpang yang melarang pengemudi untuk putar balik dan memaksa untuk melanjutkan perjalanan ke arah masuk kota Surabaya," ujarnya.
Tak lama kemudian, Habib Umar pun turun dari kendaraan tersebut. Saat itu, dia diduga melontarkan kata-kata yang tidak sopan kepada para petugas jaga.
" Seorang penumpang pria turun dari mobil dan melakukan ujaran kebencian dengan mengeluarkan kata-kata tidak sopan kepada petugas gabungan yang sedang melaksanakan pengamanan di pos cek point Exit Tol Satelit," ungkapnya.
" Tidak hanya itu, penumpang pria sempat melakukan tindakan melawan hukum terhadap petugas yang sedang melaksanakan tugas," ucapnya.
Trunoyudo menjelaskan, alasan petugas meminta putar balik terhadap pengemudi. Lantaran mobil tersebut bukan berasal dari Kota Surabaya.
" Pertama yang bersangkutan plat di luar L dan W maka dilakukan pengecekan juga maksud dan tujuannya kedatangan di Kota Surabaya. Kedua, sopir tidak menggunakan masker, ketiga kapasitas melebihi batas 4 orang," jelasnya.
Trunoyudo menegaskan insiden ini bakal ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.
" Akan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Masa pandemi semua masyarakat pahami benar kedisiplinan aturan Protokol kesehatan masing-masing tanggung jawab Pribadi dan keluarganya," tegasnya.
" Semangat dan pengabdian petugas di pos cek point adalah amanah undang-undang dalam rangka memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat," tutupnya.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya