Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Aanchal Rauf, Gadis Tanpa Lengan Lulus Ujian Dengan Nilai Tinggi (timesofindia.com)
Dream - Aanchal Raut, 17 tahun, terlahir dengan kondisi tubuh yang tidak normal. Dia tidak memiliki kedua lengan.
Kondisi yang dia alami tidak membuat gadis remaja asal distrik pinggiran, Gadchiroli patah semangat. Dia berhasil lulus ujian tingkat akhir (Higher School Certificate/HSC) dengan nilai yang membanggakan, seperti dilaporkan Times of India.
Aanchal menggunakan kedua kakinya menulis jawaban ujian di atas kertas. Meskipun pengawas mengizinkan dia menggunakan jasa penulis, Aanchal memilih mengerjakannya sendiri.
Hasilnya mengagumkan. Dia berhasil meraih 63 persen dari total nilai ujian. Perjuangan ekstra keras Aanchal patut dihargai.
Kepala sekolah tempat Aanchal menempuh pendidikan, Rajabhau Munghate punya kesan tersendiri terhadap Aanchal. Bagi dia, Aanchal adalah gadis yang pantang menyerah.
Aanchal lahir di desa terbelakang Kurkheda. Desa ini berjarak dua jam perjalanan dari kota Gadchiroli dan lima jam perjalanan dari Nagpur. Ibunya juga tidak memiliki lengan, sementara ayahnya yang seorang petani harus berjuang keras memenuhi kebutuhan mereka bersama.
Aanchal menyelesaikan pendidikannya di sekolah negeri dan membangun mimpinya. Dia yakin pendidikan adalah satu-satunya tiket baginya untuk meraih kehidupan yang lebih baik.
" Bus sekolah kami menempuh perjalanan 40 menit untuk Aanchal dan dia selalu datang lebih awal ke sekolah," ujar Kepala Sekolah Vidya Bharati Mahavidyalaya, Munghate.
Munghate mengaku khawatir Aanchal tidak dapat diterima di bangku kuliah karena tidak memiliki tangan. " Tetapi, Aanchal membuat banyak orang merasa salah berpikir dan kini dia menjadi contoh bagi 140 orang pelajar kami," kata dia.
Aanchal benar-benar mahir menggunakan jari-jari kakinya. Dia pun sanggup menulis dengan sangat indah.
" Dia menulis sangat cepat, rapi dan bersih. Dia tidak bergantung pada siapapun untuk menyelesaikan ujiannya, untuk menunjukkan hal-hal kuat yang mampu dia buat," ucap Munghate.
Dalam benak Aanchal, ada mimpi yang ingin dia wujudkan. Dia ingin menjadi petugas International AIDS Society (IAS).(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya