7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Langka, Wanita Dari Mali Lahirkan 9 Bayi Kembar Sekaligus. (Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream - Sebuah kejadian langka baru-baru ini terjadi di Benua Afrika. Seorang wanita dari Mali melahirkan sembilan bayi sekaligus pada Selasa, 4 Mei 2021.
Kasus ini dalam dunia ilmu kedokteran disebut dengan istilah Nonuplet yaitu seorang ibu melahirkan 9 bayi kembar dalam satu kali proses.
Peristiwa ini termasuk unik karena sebelumnya dokter hanya melihat tujuh janin di rahim wanita bernama Halima Cisse tersebut saat memeriksa kehamilannya.
Kini, perempuan berusia 25 tahun tersebut menjadi pusat perhatian seluruh Afrika Barat, khususnya rakyat Mali, setelah melahirkan 9 bayinya.
Sebelumnya, kehamilan Cisse telah menarik perhatian para pejabat tinggi Mali, bahkan Presiden Bah N'Daw.
Pada bulan Maret lalu dokter mengatakan jika Cisse membutuhkan perawatan khusus karena akan melahirkan tujuh bayi.
Cisse pun diterbangkan ke Maroko, tempat dia melahirkan sembilan bayinya, setelah mendapat perhatian Presiden Bah N'Daw.
Pada awalnya dokter yang merawatnya mengira Cisse akan melahirkan tujuh bayi setelah menjalani pemeriksaan USG.
Cisse menghabiskan dua minggu di Rumah Sakit Point G di Bamako, ibu kota Mali. Namun dia kemudian dipindahkan ke Maroko pada 20 Maret lalu.
Di Maroko, Cisse dirawat di sebuah klinik bersalin dan akhirnya melahirkan di sana pada hari Selasa kemarin. Cisse melahirkan bayinya melalui operasi caesar.
" Bayi yang baru lahir (lima perempuan dan empat laki-laki) dan ibunya semuanya dalam keadaan baik-baik saja," kata Menteri Kesehatan Mali, Fanta Siby, dalam sebuah pernyataan.
Nonuplet sangat jarang terjadi. Komplikasi medis terkait dengan kelahiran kembar banyak ini sering kali menyebabkan beberapa bayi lahir tidak dalam kondisi sempurna.
Meski terbilang langka, lahir kembar sembilan atau Nonuplet bukan kali ini saja terjadi. Dilansir Wikipedia, ada dua kejadian nonuplet yang pernah tercatat dalam sejarah.
Nonuplet pernah lahir di Sydney, Australia, dari pasangan Geraldine dan Leonard Brodrick pada 13 Juni 1971.
Nonuplet dari Australia ini terdiri dari lima laki-laki dan empat perempuan. Namun dua dari anak laki-laki itu lahir dalam kondisi meninggal. Sementara bayi terakhir yang masih hidup, bernama Richard, meninggal enam hari setelah lahir.
Nonuplet lainnya lahir di Malaysia dari seorang ibu bernama Zurina Mat Saad pada 26 Maret 1999. Dia melahirkan lima anak laki-laki dan empat perempuan.
Zurina menggunakan nama nabi dan istri Rasulullah sebagai nama anak-anaknya. Mereka diberi nama Adam, Nuh, Idris, Soleh, Hud, Aishah, Khadijah, Fatimah, dan Umi Kalsom.
Namun sayang, tidak ada satu pun dari kesembilan anak-anak Zurina yang mampu bertahan hidup lebih dari enam jam.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?