Duo Bocah Bersaudara Asal Indonesia Raih 12 Mendali Olimpiade Matematika Dunia

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Kamis, 6 Mei 2021 07:00
Duo Bocah Bersaudara Asal Indonesia Raih 12 Mendali Olimpiade Matematika Dunia
Putra dan putri dari perancang busana kenamaan Indonesia, Winnie Aoki, tetap mengukir prestasi di olimpiade matematika internasional.

Dream - Bagi sebagian orang, matematika sangat sulit karena harus berkutat dengan angka dan rumus. Namun tidak bagi dua bersaudara, Devon Kei dan Mischka Aoki.

Putra dan putri dari perancang busana kenamaan Indonesia, Winnie Aoki, tetap mengukir prestasi di olimpiade matematika tingkat internasional.

Devon baru berusia 11 tahun dan Mischa umur 12 tahun, namun mereka sudah mengantongi tujuh medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu di ajang bergengsi.

Mereka telah berkompetisi di olimpiade tingkat internasional, di antaranya ASMO, AMO, WMI, SISMO, SASMO, Hua Xia Cup, dan seluruh medali berhasil dimenangkan hanya dalam waktu empat bulan saja.

1 dari 3 halaman

Aktif Sejak 2019

Kakak beradik asal Indonesia ini sudah mulai berpartisipasi di ajang olimpiade matematika tingkat Internasional sejak tahun 2019.

Saat itu, Devon Kei berhasil mewakili Indonesia memenangkan medali perunggu pada olimpiade matematika WMI Final di Fukuoka, Jepang. Sejak saat itu, mereka hampir tidak pernah absen dalam mengikuti ajang ajang Internasional seperti ini.

Sang ibunda, Winnie Aoki, yang dikenal sebagai perancang busana untuk gaun-gaun mewah Blue Ivy, putri penyanyi Beyonce, dan klien selebriti Hollywood lainnya, seperti putri Victoria Beckham, Kardashian, Sarah Jessica Parker, hingga keponakan Rihanna, sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh keduaanaknya.

“ Tentunya kita sebagai orang tua sangat senang dan bangga, karena kerja keras mereka membuahkan hasil, dan ikut berpartisipasi mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat Internasional," ujarnya dalam siaran pers tertulis diterima Dream.co.id, Rabu 5 Mei 2021.

2 dari 3 halaman

Menempati Peringkat 6 Dunia

Pada ajang AMO yang merupakan salah satu olimpiade matematika paling bergengsi di dunia dan diikuti hampir 150.000 siswa dari seluruh penjuru dunia, Devon Kei tidak hanya berhasil meraih medali emas, tapi ia juga menempati peringkat 6 dunia.

Sedangkan di ajang WMI, Devon berhasil meraih dan menempati peringkat ke 2 se-Indonesia di tingkat levelnya.

Dilansir dari situs resmi ASMO, WMI, AMO, dan beberapa lainnya, ajang kompetisi olimpiade matematika ini diikuti puluhan bahkan ratusan ribu peserta dari penjuru dunia seperti Amerika, China, Taiwan, Korea, Thailand, Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Afrika, Hong Kong, Macau, Iran, Bulgaria, India, Kazakhstan, Cambodia, Myanmar, Australia, Brazil, dan lainnya.

 

3 dari 3 halaman

Pandemi Bukan Halangan

Devon Kei dan Mischa Aoki© Istimewa

Selama masa pandemi ini, Winnie mengatakan keduanya tetap fokus belajar untuk meraih prestasi-prestasi lainnya.

“ Pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi halangan kita semua untuk berprestasi dan berkreasi. Justru disaat saat seperti ini, dimana aktivitas kita masih sangat terbatas, kita harus bisa menggunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin. Dimana untuk kedua putra dan putri kami, mereka memfokuskan waktu mereka untuk belajar lebih dalam, dibidang pelajaran matematika dan meraih lebih banyak prestasi," tutup Winnie.

Beri Komentar