Jemaah Haji di 3 Embarkasi Ini Jadi `Penumpang Domestik` Saudi

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 9 Juni 2018 17:29
Jemaah Haji di 3 Embarkasi Ini Jadi `Penumpang Domestik` Saudi
Dengan perekaman data ini, jemaah bisa segera ke bus.

Dream - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin memastikan bakal ada perubahan pelayanan imigrasi pada musim haji 2018. Tiga embarkasi antara lain JKG (Lampung, DKI Jakarta, Banten), JKS (Jawa Barat ), dan SUB (Jawa Timur, Bali, dan NTT) akan mendapat perlakuan layaknya penumpang penerbangan domestik Arab Saudi.

Kebijakan ini muncul sebagai langkah ujicoba proses pre-clearance (verifikasi akhir) jemaah haji yang berangkat dari Bandara Cengkareng dan Bandara Surabaya. Saat proses pre-clearance, jemaah akan melakukan perekaman satu sidik jari dan stempel paspor di Bandara Cengkareng dan Surabaya.

" Tidak ada lagi proses imigrasi di Bandara Madinah dan Jeddah pada saat kedatangan. Jemaah bisa langsung menuju bus setibanya di bandara," kata Lukman dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 8 Juni 2018.

Sementara itu, jemaah selain dari tiga kloter tersebut hanya akan didata satu sidik jari dan pengecapan paspor saat proses imigrasi di Bandara Madinah dan Jeddah.

Untuk melancarkan proses itu Arab Saudi akan mengirim petugas imigrasinya ke Indonesia. Petugas imigrasi Saudi itu akan bertugas di 13 embarkasi.

" Dengan layanan imigrasi di Tanah Air, maka waktu dan tenaga jemaah haji kita akan jauh terhemat. Mereka tak perlu lagi antri berjam-jam menunggu proses imigrasi di bandara di Madinah maupun Jeddah," kata Lukman.

Lukman mengatakan selain tiga embarkasi tadi, jemaah haji hanya akan menerima perekaman data biometrics.

" Intinya, sebagian besar proses imigrasi Saudi sekarang dilakukan di semua asrama haji di Tanah Air," ujar dia.

Beri Komentar