Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Mahfud MD Dan Putranya Royhan Akbar (Foto: Twitter @mohmahfudmd)
Dream - Mantan Hakim Mahkamah Konstitusi Mahfud MD sedang berbahagia. Putra bungsunya, Royhan Akbar baru saja lulus dari Program Master bidang Bisnis Internasional di Jurusan Hukum, Universitas Columbia, New York, Amerika Serikat.
Kabar bahagia itu diunggah Mahfud melalui Twitter pribadinya, @mohmahfudmd. "Bersyukur Alhamdulillah...bisa ikut hadir dalam wisada anak bungsu saya, Royhan Akbar. Semoga bisa ikut berjuang dalam dunia penegakkan hukum," tulis Mahfud.

Bersyukur alhamdulillah. Hari ini, Rabu 16 Mei 2018 bs ikut hadir dlm wisuda anak bungsu saya, Royhan Akbar, yg baru lulus dari Program Master dlm bidang International Business Law di Law School, Columbia University, New York. Semoga bisa ikut berjuang dlm dunia penegakan hukum. pic.twitter.com/g5RPMQpvnM
— Mahfud MD (@mohmahfudmd)May 16, 2018
Saat membalas cuitan seorang pengikutnya, Mahfud menceritakan perjuangan Royhan menempuh pendidikan di universitas ternama itu. Mahfud menyebut Royhan sosok siswa yang rajin.
"Selama setahun di Columbia University, anak saya belajar siang malam karena ahrus selalu siap ditanya dan presentasi. Kalau tidak bisa menjawab atau gagal presentasi, katanya, bisa malu kepada anak-anak dari negara lain," kata Mahfud.
Sy tak bs membuat bandingan ekstrem spt itu, Pak Ronnie. Tp sy tahu selama setahun di Columbia Uni. anak sy belajar siang malam krn hrs selalu siap ditanya dan presentasi. Kalau tdk bs menjawab atau gagal presantasi, katanya, bs malu kpd anak2 dari negara2 lain. Trims, kesannya. https://t.co/tSPa2yI8fn
— Mahfud MD (@mohmahfudmd)May 17, 2018
Selain bercerita kebahagiaannya dapat menghadiri wisuda sang putra, Mahfud juga menceritakan kisahnya menjalankan ibadah puasa di New York. Dia meminta umat Muslim di Indonesia menjalankan ibadah puasa dengan lebih religius dan nikmat.
"Makan sahur di New York, hanya berdua dengan anak di apartemen. Tak ada kemeriahan acara tv, tak ada suara tarchim dari masjid, tak ada sahur keliling," ucap dia.(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan