Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan (shutterstock)
Dream - Mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, ditembak di bagian kaki pada Kamis 3 November 2022 ketika konvoi protes anti-pemerintah yang dipimpinnya diserang di kota timur Wazirabad.
Para asistennya menyebut, bahwa penembakan itu merupakan upaya pembunuhan. Saat peristiwa terjadi, Khan (70) tengah berdiri dan melambai kepada ribuan pendukung yang bersorak dari atap truk kontainer ketika tembakan terdengar.
Beberapa orang dalam konvoinya terluka dalam serangan di Wazirabad, hampir 200 kilometer dari Islamabad.
Menteri Informasi Marriyum Aurangzeb mengatakan seorang tersangka telah ditangkap.
" Itu adalah upaya pembunuhan yang jelas. Khan dipukul tetapi dia stabil. Ada banyak pendarahan," kata juru bicara partai Khan, Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI), Fawad Chaudhry dilansir Channel News Asia, Jumat 4 November 2022.
" Jika penembak tidak dihentikan oleh orang-orang di sana, seluruh pimpinan PTI akan musnah," imbuhnya.
Ajudan senior bernama Raoof Hasan, mengatakan seorang pria yang diduga menyerang Khan telah ditembak mati. Meski begitu, ia belum bisa memastikan siapa yang akan menembak penyerang pertama.
" Orang kedua dibawa ke tahanan polisi," katanya.
Identitas pria bersenjata yang ditangkap di tempat kejadian tidak segera diketahui dan tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan itu.
Khan melakukan konvoi besar dengan menggunkan truk dan mobil menuju Islamabad sebagai bagian dari pawai protes yang bertujuan memaksa pemerintah untuk mengadakan pemilihan awal.
" Seorang pria melepaskan tembakan dengan senjata otomatis. Beberapa orang terluka," kata pejabat partai Asad Umar.
Khan dibawa ke rumah sakit di Lahore setelah serangan itu. Dalam sebuah pernyataan, militer menyebut penembakan itu " sangat terkutuk" .
Khan menuduh militer mendukung rencana untuk menggulingkannya dari kekuasaan. Pekan lalu, militer mengadakan konferensi pers yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menyangkal klaim tersebut.
Advertisement
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series