Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Kondisi Permukaan Tanah Dan Rumah Yang Rusak Usai Gempa Donggala (Foto: Www.facebook.com/laziswahdahislamiyah)
Dream - Kota Palu, Kabupaten Donggala dan sekitarnya, diguncang gempa dan dihantam tsunami pada Jumat 28 September 2018 lalu.
Gempa berkekuatan 7,7 SR ini telah meluluhlantahkan beberapa kota di Sulawesi Tengah.
Melansir fajaronline.co.id, sejumlah relawan dari Tim Wahdah Peduli terjun ke daerah yang paling parah terkena dampak di Perumnas Balaroa.
Perumahan yang dihuni sekitar 3000 jiwa itu hancur berantakan akibat bencana ini. Rumah-rumah seperti dibalik. Jalanan mencuat setinggi atap rumah.
Daerah ini memang sangat parah, banyak jenazah yang terjebak di dalam reruntuhan rumah di berbagai kompleks perumahan.
Salah satu proses evakuasi yang cukup membuat derai air mata adalah saat ditemukannya jenazah seorang ibu yang mendekap anaknya.
" Kami menangis melihat seorang ibu ditemukan mayatnya di sela-sela reruntuhan bangunan di Perumnas dalam keadaan mendekap anak mantunya," kata Nasruddin Abdul Karim, salah seorang relawan Lazis Wahdah Islamiyah.
Waktu sang suami datang sang ibu sudah wafat dan sang istri yang baru dua bulan dinikahinya masih sempat minta tolong kepada sang suami. Tetapi karena reruntuhan akhirnya tidak bisa diselematkan.
Hingga kini proses evakuasi masih terus berjalan. Mereka bekerja di sela-sela reruntuhan bangunan dan ditemani bau jenazah yang sangat menyengat.
" Kami melihat kondisi lapangan sangat-sangat butuh tambahan relawan lagi terutama banyaknya mayat yang belum dievakuasi. Lebih penting dari itu stok bantuan makanan dan minuman yang masih sangat minim," tutupnya.
(Sumber: fajaronline.co.id)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

