Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Langkah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kemenkominfo melakukan pemblokiran situs Islam dinilai kurang tepat. Sebab, langkah tersebut dilakukan secara sembarangan, dan tampak tidak disertai kajian yang mendalam.
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan kajian mendalam sudah selayaknya dijalankan oleh kedua lembaga tersebut. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari kemungkinan adanya situs yang tidak masuk kategori penyebar radikalisme ikut terblokir.
"Kami berpandangan dalam melakukan pemblokiran harus diteliti betul bahwa yang diblokir jelas menyebarkan paham radikalisme itu. Jangan sampai ada sebuah situs atau website yang sebenarnya tidak menyebarkan paham radikalisme tapi ikut terkena pemblokiran," kata Lukman di kantornya, Selasa, 7 April 2015.
Lukman menerangkan kajian tersebut harus dilakukan oleh BNPT, lantaran lembaga ini memberikan rekomendasi kepada Kemenkominfo untuk melakukan pemblokiran. Menurut dia, BNPT harus melakukan pemilahan yang ketat antara situs yang layak diblokir dengan tidak untuk menghindari fitnah.
"Ini yang harus dihindari. Karenanya tentu kembali kepada BNPT ketika mengusulkan sebuah situs untuk diblokir atas dasar penelitian yang seksama," ujar Lukman
Tidak hanya itu, Lukman menyarankan adanya kesepakatan bersama antarlembaga yang terkait. Hal ini dimaksudkan untuk menciptakan keterpaduan langkah antarinstansi terkait dalam menghadapi persoalan berbau SARA.
"Saya mengusulkan kepada BNPT, ada baiknya kita duduk bersama dengan Kemenag, ormas Islam, tokoh agama untuk kemudian kita satu pandangan," lanjut Lukman lagi.
Lebih lanjut, Lukman menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengakses informasi. "Kalau informasi tersebut menyebarkan paham yang tidak sejalan maka harus kita tolak. Apalagi sampai mengajak tindakan kekerasan," tambahnya.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS