Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Satpam Dermawan, Ma Yong (shanghaiist.com)
Dream - Seorang satpam di Kota Weihai, Tiongkok, Ma Yong rela menyedekahkan 3/4 bagian dari gajinya. Uang itu ia berikan kepada 17 pelajar miskin.
Setiap bulan, Ma mendapatkan gaji sebesar 2.200 yuan, setara dengan Rp4.631.302. Ia hanya menggunakan sedikit gajinya dan sisanya sebesar 1.700 yuan, setara Rp3.578.733 ia sedekahkan.
Ma mengaku apa yang diterimanya sudah lebih dari cukup. Jika hanya untuk makan, pakaian, transportasi, dan membayar tagihan telepon, upahnya sudah lebih dari cukup.
"Cukup makan dan pakaian hangat, itu kebahagiaan," ungkap Ma, seperti dikutip Dream.co.id dari shanghaiist.com, Selasa, 7 April 2015.
Meski demikian, orangtua Ma sering mengeluh dan memintanya berhenti bersedekah. Ini lantaran Ma masih tinggal bersama orangtuanya, yang merupakan pekerja sanitasi.
Ma menolak permintaan orangtuanya dan tetap saja ia bersedekah. Ia mengaku tidak ingin melihat orangtuanya menjalani masa tua dengan susah payah, tetapi di sisi lain ia juga tidak mau berhenti membantu siswa yang membutuhkan.
Perbuatan yang dilakukan Ma terinspirasi dari pengalamannya saat menjadi tentara. Kala itu, Ma benar-benar merasakan sulitnya menjadi orang miskin hingga tidak bisa membiayai pengobatan ibunya.
"Ketika saya menjadi tentara, ibu saya kehilangan jari karena kecelakaan mesin, tapi kami tidak punya uang berobat. Kawan saya kemudian menawarkan bantuan sehingga ibu bisa dirawat," katanya.
Sejak pensiun dari dinas militer, Ma telah bekerja di banyak perusahaan. Namun demikian, ia tidak peduli pada besaran gajinya, tetap saja ia bersedekah untuk pelajar miskin.
"Tidak peduli apa yang saya berikan, saya rasa itu berharga," ungkapnya. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari