Muallim, Hafiz Muda Asal Palembang (pppa.or.id)
Dream - Muallim, 15 tahun, tidak menyangka ia dapat mengkhatamkan hafalan Alquran dalam waktu singkat. Padahal, hal itu sebelumnya belum pernah terbayangkan dalam pikirannya.
Tepat pada tanggal 30 Maret 2015, Muallim mampu menggenapkan hafalannya 30 juz Alquran, lengkap dan sempurna. Padahal, sebelumnya ia butuh waktu lama hanya untuk menghafal juz 30 saja.
Dalam menghafal Alquran, Muallim langsung dibimbing oleh Ustaz Khoirudin dari Rumah Tahfiz Alquraniy Palembang. Khoirudin bahkan menyebut prestasi Muallim sebagai rekor baru lantaran bisa selesai dalam waktu dua tahun.
" Sepertinya ini rekor baru. Apa yang dicapai oleh Muallim ini seharusnya menjadi pemicu sekaligus penyemangat santri-santri Rumah Tahfiz lainnya," ujar Khoirudin, dikutip Dream.co.id dari pppa.or.id.
Muallim berasal dari Kota Blitang, OKU Timur, Sumatera Selatan. Saat ini ia duduk di bangku kelas XI SMA.
Muallim sendiri mengaku tidak memiliki trik khusus dalam menghafal Alquran. Ia hanya mengikuti arahan dari Khoirudin.
" Alhamdulillah, ustaz Khoirudin selalu memberikan motivasi kepada para santrinya. Kami semua sangat senang dengan apa yang diajarkannya," ungkap Muallim.
Lebih lanjut, Muallim mengaku merasakan kebahagiaan tersendiri setelah mampu menghafal seluruh isi Alquran. Menurut dia, apa yang telah diraihnya mampu membahagiakan orang tua dan gurunya,
" Saya tidak akan berhenti di sini. Saya akan terus belajar Alquran semaksimal mungkin," ungkapnya yang dia tuliskan dalam selembar kertas. (Ism)
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya