Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Menristekdikti Mohammad Nasir (Foto: Kemenristekdikti)
Dream - Polda Metro Jaya menerima laporan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, yang merasa difitnah dan dicemarkan nama baiknya melalui media sosial.
" Yang dilaporkan mengenai ada kata-kata di dunia maya, kata-kata tidak senonoh, nanti kita pelajari, kami selidiki apakah itu memenuhi unsur pidana atau tidak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, di Jakarta, Kamis 11 Januari 2018.
Laporan itu dibuat pada 9 Januari 2018 atas nama Kepala Bagian Advokasi Hukum pada Biro Hukum dan Organisasi Kemristek dan Dikti, Polaris Siregar.
Nasir tidak terima karena disebut sebagai keturunan Partai Komunis Indonesia (PKI). Selain itu, dia juga disebut-sebut dengan kalimat tak pantas.
Menurut Argo, orang yang dilaporkan Nasir saat ini masih dalam penyelidikan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. " Kasusnya ditangani Krimsus," ucap dia.