Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Salah Satu Mobil Mewah Yang Disita (Foto: Twitter @@USAO_LosAngeles)
Dream - Tak harus menjadi negara miskin, masalah korupsi bisa muncul meski hidup di negara berstatus makmur. Yang lebih menyedihkan, uang yang disunat merupakan dana bantuan untuk penanganan Covid-19.
Tindakan memalukan itu dilakukan seorang warga Orange County, California, Amerika Serikat. Seorang pria didakwa telah menyelewengkan uang yang seharusnya disalurkan sebagai dana bantuan stimulus untuk para pebisnis yang terdampak Covid-19.
Pria tersebut menggunaan jutaan dollar AS untuk membeli berbagai mobil mewah dan liburan ke destinasi mahal dunia.
Mustafa Qadiri, pria berusia 38 tahun dari Irvince, didakwa telah menyelewenkan dana Payment Protection Program (PPP) senilai US$5 juta atau sekitar Rp72 miliar.
PPP adalah skema pinjaman lunak untuk UMKM di Amerika agar bisa bertahan di tengah pelambatan ekonomi dunia.
Qadiri diduga memberikan keterangan palsu dan berbohong tentang jumlah karyawan di bisnis periklanan dan hipotek palsu. Dalam laporannya dia mengaku mengoperasikan empat perusahaan yang berbasis di Pantai Newport. Pada kenyataannya, tidak ada satupun perusahaan yang beroperasi.
Pada Mei dan Juni tahun lalu, Qadiri diduga mengajukan aplikasi pinjaman PPP palsu dan curang ke tiga bank atas nama dari perusahaan-perusahaan itu. Pengajuan tersebut disetujui dan dia menerima jutaan dollar dana bantuan.
" Uang pinjaman tersebut selanjutnya dipakai untuk keuntungan pribadinya seperti membeli kendaraan mewah, liburan mewah, dan pembayaran pengeluaran pribadinya," lansir Kantor Kejaksaan AS untuk dalam keterangan tertulisnya mengutip dakwaan dewan juri federal.
Menyusul penyelidikan oleh Investigasi Keamanan Dalam Negeri, Kantor Administrasi Bisnis Kecil Inspektur Jenderal, Investigasi Kriminal FBI dan IRS, agen federal menyita mobil Ferrari, Bentley dan Lamborghini yang diduga dibeli Qadiri dengan yang aram tersebut.
Qadiri didakwa dengan empat dakwaan penipuan bank, empat dakwaan penipuan kawat, satu dakwaan pencurian identitas yang diperparah dan enam dakwaan pencucian uang.
Ketika dihubungi untuk dimintai komentar, Kantor Kejaksaan AS mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Newsweek bahwa Qadiri menyerahkan dirinya kepada penegak hukum pada hari Jumat dan didakwa pada hari Jumat di Santa Ana, California.
Federal agents have seized three luxury sports cars allegedly purchased by Mustafa Qadiri, 38, of Irvine, with fraudulently obtained COVID-19 Payment Protection Program (PPP) loans. pic.twitter.com/MIdkjFeZx2
— US Attorney L.A. (@USAO_LosAngeles)May 7, 2021
" Dia mengaku tidak bersalah dan tanggal persidangan 29 Juni telah dijadwalkan. Dia diperintahkan untuk dibebaskan dengan jaminan $ 100.000," tambah pernyataan itu.
Sebuah laporan pada bulan Maret oleh Komite Pengawas Virus Corona DPR menemukan sekitar $ 84 miliar yang dikeluarkan sebagai bagian dari PPP dan program Pinjaman Bencana Cedera Ekonomi (EIDL) berpotensi diperoleh dengan curang.
(Sah, Sumber: Newsweek)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya