Ilustrasi
Dream - Beberapa rekaman video dari berbagai belahan dunia berhasil menangkap bunyi menyeramkan yang datang dari langit.
Rekaman dari Jerman, Kanada, Amerika Serikat, Ukraina dan Belarus tersebut masing-masing memiliki bunyi yang sama yakni seperti suara terompet besar ditiup.
Rekaman bunyi terompet pertama kali datang dari Belarus pada 2008 lalu.
Kemudian pada Juni 2013, Kimberly Wookey, dari British Columbia di Kanada juga merekam suara serupa yang datang dari langit.
Sejak itu, dia beberapa kali berhasil menangkap suara yang sama. Yang terbaru, dia merekamnya pada tanggal 7 Mei lalu.
" Saya sebenarnya tidak terlalu percaya pada segala yang berkaitan dengan agama atau alien," katanya.
" Mungkin suara-suara terompet itu hanyal fenomena geofisika."
Sementara itu, Aaron Traylor dari Montana, AS, mengatakan dia sering mengalami mimpi buruk sejak mengunggah video dengan suara menakutkan tersebut.
" Istri saya sampai membangunkan saya dari tidur karena saya berteriak kencang saat mimpi buruk," katanya.
" Saya mendengar suara aneh itu saat berjalan-jalan dengan anjing dan anak saya. Ketika itu, anjing saya sampai menegakkan telinganya dan anak saya tidak mau lagi melanjutkan jalan-jalannya."
Namun apakah yang sebenarnya terjadi?
Menurut Badan Antariksa AS, NASA, fenomena itu kemungkinan adalah bunyi latar belakang yang ditimbulkan oleh Bumi.
" Jika manusia memiliki antena radio, bukan telinga, kita akan mendengar sebuah simfoni luar biasa dari suara-suara aneh yang datang dari planet kita sendiri. Para ilmuwan menyebutnya tweeks, whistlers, dan sferics," bunyi pernyataan NASA.
" Bunyi-bunyi terdengar seperti musik latar belakang dari film fiksi ilmiah, tapi ini bukan fiksi ilmiah. Itu adalah emisi radio alami Bumi yang nyata dan meskipun kita sebagian besar tidak melihatnya, bunyi-bunyi tersebut ada di sekitar kita sepanjang waktu."
(Sumber: Metro.co.uk)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan

Tembus 21 Juta Views, “Kasih Aba-Aba 2.0” Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok untuk Sambut Shopee 9.9
