Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Lubang Hitam (NASA)
Dream - Badan Antariksa Amerika Serikat atau NASA mendapati suara dengungan misterius yang muncul dari lubang hitam di bagian pusat gugus galaksi Perseus.
Lubang hitam sendiri terbentuk dari kematian bintang dengan medan gravitasi yang sangat tinggi, yang menyebabkan benda langit itu terjepit ke dalam ruang kecil di bawahnya.
Gravitasi itu disebut sangat kuat karena materialnya terjepit ke ruang kecil. Tidak ada cahaya yang bisa keluar, lubang hitam itu tidak terlihat.
Dikutip dari laman India Today, walaupun diketahui suara tidak bisa keluar dari ruang hampa, gugusan galaksi tersebut memiliki kandungan gas yang tinggi. Observatorium Chandra menangkap suara tersebut, yang kemudian diperbesar, lalu dicampur data lain untuk mendengar lubang hitam.
Data suara pertama kali ditangkap pada tahun 2003 dan diekstraksi agar bisa terdengar. Para ahli astronomi mengatakan gugusan galaksi tersebut memiliki jumlah gas yang berlebihan, dan menyelimuti ratusan atau bahkan ribuan galaksi di dalamnya, menyediakan media bagi gelombang suara untuk bergerak.
Suara tersebut merupakan hasil dari gelombang tekanan yang dikirim oleh lubang hitam yang menyebabkan riak-riak di gas panas gugus yang dapat diterjemahkan menjadi sebuah nada.
NASA mengatakan manusia tidak bisa mendengar sekitar 57 oktaf di bawah C tengah, namun sonifikasi baru membawa lebih banyak nada ke mesin suara lubang hitam ini, yang merupakan terjemahan data astronomi ke dalam suara.
" Bukan sengaja dibuat menakutkan, tapi suara yang Anda dengar telah diperbesar," jelas NASA terkait suara menakutkan yang datang dari lubang hitam.
" Salah satu motivasi untuk membuat sonifikasi data tersebut adalah keinginan untuk berbagi ilmu dengan lebih banyak orang," lanjutnya.
" Gelombang suara ini diekstraksi dalam arah radial, yaitu keluar dari pusat. Sinyal kemudian disintesis ulang ke dalam jangkauan pendengaran manusia dengan menaikkannya 57 dan 58 oktaf di atas nada sebenarnya," jelas NASA.
NASA juga merilis suara yang berasal dari lubang hitam di pusat Messier 87, yang baru-baru ini mendapatkan ketenaran setelah difoto oleh Event Horizon Telescope. Sementara sonifikasi baru tidak menampilkan data EHT, ia menggunakan data dari teleskop lain yang mengamati M87 pada skala yang jauh lebih luas pada waktu yang hampir bersamaan.
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A