(abc.net.au)
Dream - Jika negara-negara lain lebih suka mengadakan kontes kecantikan, Zimbabwe justru sibuk menggelar kontes orang terjelek di negaranya.
Dan orang terjelek tahun ini adalah Mison Sere. Pria 42 tahun tersebut telah memenangkan kontes orang terjelek Mister Ugly yang digelar di negaranya.
Hebatnya, dia sudah memenangkan kontes tersebut hingga empat kali berturut-turut. Kemenangan ke-4 Sere diumumkan pada Sabtu pekan lalu.
Namun anehnya, kemenangan Sere sebagai orang terjelek kali ini justru mendapat protes dari warga. Pasalnya, Sere dianggap 'masih terlalu tampan'.
The Guardian melaporkan juri memenangkan Sere karena giginya yang ompong dan ekspresi wajahnya yang begitu jelek.
Namun, keputusan tersebut membuat marah warga, termasuk William Masvinu, pesaing Sere dalam kontes. Menurut juara bertahan hingga tahun 2012 itu, Sere 'jelek' hanya saat dia tertawa sehingga memperlihatkan giginya yang ompong dan ekspresi wajah yang 'mengganggu pandangan mata'.
Jadi, menurut Masvinu, Sere sebenarnya tidak 'begitu jelek'.
Ketika kemenangan Sere diumumkan, warga marah dan acara kontes berubah menjadi kerusuhan. Penonton langsung mengerumuni juri untuk memprotes keputusannya.
Sementara itu, Sere, yang memenangkan kontes dan mendapat hadiah uang US$ 500, menepis kritik tersebut.
" Mereka harus menerima bahwa saya lebih jelek dari mereka," katanya. " Saya berharap untuk mendapatkan kontrak TV. Saya sudah keliling ke sekolah-sekolah untuk tampil memperlihatkan wajah jelek saya. Jadi ini adalah kesempatan untuk tenar di TV," katanya dengan penuh percaya diri.
(Sumber: Time.com, Guardian)
Advertisement

Mengapa Kekaisaran Romawi Pernah Memindahkan Pusatnya ke Konstantinopel dan Pecah Menjadi Dua

Tips Belajar Bahasa Baru dengan Aksara yang Berbeda Secara Cepat, Pahami Teknik yang Tepat

Hari yang Dihilangkan dalam Sejarah Manusia saat Pergantian Kalender

Penelitian Temukan Bahwa Cukup Tidur Benar-benar Bisa Bantu Mendongkrak Nilai


Aroma yang Cocok Digunakan di Negara Tropis seperti Indonesia

Raden Saleh, Pelukis Jenius dari Nusantara yang Diakui di Eropa