Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto Ilustrasi Membangun Koloni Di Planet Mars
Dream - Sebuah terobosan baru di bidang pesawat ruang angkasa sedang dirintis oleh badan antariksa Amerika Serikat NASA.
Disebutkan mereka telah memberikan lampu hijau untuk melanjutkan penelitian dan uji coba terhadap sebuah mesin yang mampu menghasilkan daya dorong meskipun tidak disuplai bahan bakar. Ini tentu saja menimbulkan keraguan sekaligus pelanggaran nyata dari hukum fisika.
Dalam makalahnya, NASA menegaskan bahwa Cannae Drive mampu menghasilkan sejumlah kecil daya dorong meskipun tanpa bahan bakar.
Ini adalah penemuan yang tampaknya melanggar hukum kekekalan momentum, yang menyatakan setiap gerakan benda besarnya berbanding lurus dengan massa dan kecepatan benda tersebut.
Penemuan yang memicu skeptisisme ini mungkin saja bisa merevolusi perjalanan ruang angkasa. Cannae Drive akan menghapus kebutuhan bahan bakar senilai jutaan dolar yang hanya dipakai untuk mendorong pesawat ruang angkasa saat akan diluncurkan.
Jika pendorong ini diterapkan dalam skala besar seperti sistem uji saat ini, kita bisa mencapai Mars hanya dalam waktu beberapa minggu saja. Sebelumnya, para peneliti di NASA memperkirakan perjalanan ke Mars memakan waktu sembilan bulan.
Cannae Drive bekerja menggunakan sifat-sifat tekanan radiasi, di mana gelombang elektromagnetik membawa sejumlah kecil momentum yang, ketika menghantam reflektor, dapat menjadi sebuah daya dorong.
Teknologi yang dimiliki Cannae Drive mirip dengan pendorong tanpa bahan bakar lainnya seperti EmDrive. Pendorong tersebut diciptakan oleh ilmuwan Inggris, Roger Shawyer dan telah diuji oleh insinyur China.
Nama Cannae Drive diambil dari Pertempuran Cannae, di mana Panglima Kartago Hannibal mampu mengalahkan tentara Romawi yang jumlahnya jauh lebih besar.
(Sumber: The Verge, Mirro.co.uk)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
