Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Namun Setelah Pesan Diposting, Akun Ovadia Tak Bisa Dijangkau Umum (IBTimes UK)
Dream - Agresi militer yang dilakukan tentara Israel ke Gaza banyak menewaskan warga sipil, terutama anak-anak. Di tengah kecaman dari banyak pihak terkait serang itu, muncul sebuah foto tentara Israel yang bangga membunuh 13 bocah Palestina di sosial media Instagram.
Si tentara adalah penembak jitu (sniper) yang di akunnya bernama David D Ovadia. Lewat akun Instagram, Ovadia menulis; " Saya telah membunuh 13 anak-anak hari ini, dan kalian berikutnya. Pergilah ke neraka." Tak lupa ia turut memposting gambarnya sedang membidik dengan senapan.
Namun setelah pesan diposting, akun Ovadia tak bisa dijangkau umum. Salah satu situs berita, IBTimes UK mengatakan belum bisa secara independen memverifikasi apakah pesan yang ditulis oleh Ovadia atau tidak.
Tapi beberapa orang berpendapat pesan yang ditulis palsu. " Seseorang mengambil foto tentara sejati (David Ovadia) di Facebook, kemudian membuat akun media sosial palsu," kata pengguna Twitter Lahav Harkov, yang menulis untuk Jerusalem Post.
Meski begitu, pesan yang disampaikan Ovadia telah membuat marah banyak orang. Banyak nitizen yang berkomentar; orang Yahudi sudah pasti membela Ovadia. Padahal dia adalah serdadu sesungguhnya.
" Ovadia dan Harkov adalah gambaran nyata Yahudi sesungguhnya; pengecut yang membunuh anak-anak dan bangga dengan pencapaian konyol." (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya