6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Kakek Jual Koran Di SPBU Kota Kasablanka (Facebook/Alif Rafik Khan)
Dream - Seorang kakek membuat luluh hari para netizen. Di usianya yang tidak lagi muda, kakek ini berjuang bertahan hidup dengan menjual koran.
Yang membuat hati orang semakin terenyuh, kakek itu memiliki pandangan yang terbatas. Sebagian wajahnya tertutup perban. Seperti ada luka di salah satu matanya.
Meski begitu, kakek ini tidak mau menyerah. Dia tetap bersemangat menjual koran. Menjajakan koran ke setiap orang yang melintas demi kehidupan keluarga.
Foto kakek ini sempat diabadikan seorang netizen Alif Rafik Khan. Dia lalu menunggah foto si kakek yang berjualan di SPBU Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Berikut kisah si kakek itu...
© Dream
" Buat teman-teman sekalian (khususnya orang Jabodetabek) yang melewati Pom Bensin Kota Kasablanka, boleh mampir dulu sebentar untuk membeli koran kakek satu ini," tulis Alif di akun Facebooknya, diakses pada Jumat, 28 Oktober 2016.
" Meskipun kondisinya mengkhawatirkan (tidak mempunyai sebelah mata), tapi kakek ini masih mau berjuang untuk keluarganya dengan menjual koran, dan bukannya menjadi peminta-minta," tulis Alif.
© Dream
Sejumlah pengguna Facebook lain merasa iba dengan kondisi kakek ini. Mereka kemudian memberikan tanggapan mendoakan agar kakek tersebut diberi kelancaran rezeki.
" Yaa Allah...mudahkan lah kakek ini dlm berusaha,beri kelancaran agar sll istiqomah," tulis pemilik akun Ish.
" Ya Allah jagalah kakek ini,lancarkanlah riski beliau Ya Allah," tulis Bungga Citra Jamus Solo.
Bukan hanya kakek ini yang tak menyerah dalam keterbatasannya.
© Dream
Dream - Ini kisah Paman David. Lelaki asal Malaysia yang bertahan hidup dengan membuat dan menjual boneka Pokemon. Tak hanya untuk makan, hasil penjualan boneka-boneka lucu itu dia gunakan untuk berobat.
Paman David didiagnosis dengan kanker darah atau leukemia. Tentu, hasil penjualan boneka ini tak cukup untuk membiayai pengobatan. Meski demikian, Paman David tidak berputus asa.
Pahit getir sebagai penjual boneka telah dia alami. Suatu hari seorang pembeli yang tak bertanggung jawab memesan 250 boneka. Tetapi, pembeli tersebut tak pernah mengambil pesanannya.
Netizen yang tahu kejadian yang menimpa Paman David memutuskan untuk berbagi kisahnya di Facebook.
Begini kisah pilu itu..
© Dream
Berikut ini tulisan netizen yang tak diketahui namanya itu, dilansir Dream dari Viral4Real, Selasa 27 September 2016:
" Tolong bantu pria ini, seorang pembeli kurang ajar memesan 250 boneka Pokemon dari dia tapi tak pernah datang mengambil pesanannya. Sekarang jualan Paman David yang sudah susah kelebihan stok mainan. Tolong sebarkan pesan ini dan bantu Paman David yang malang ini."
Meski secara finansial susah, Paman David masih berusaha tersenyum ketika difoto. Banyak netizen yang terkejut dengan kisah Paman David dan mereka merasa kasihan dengan kondisi orang tua itu.
© Dream
Menurut Paman David, dua jam setelah pesan Facebook menyebar, dia mengaku berhasil menjual 190 boneka.
Dalam sehari setelah kisahnya dimuat di Facebook, puluhan pembeli datang ke tempatnya berjualan dan rezeki pun mulai mengalir. Jualannya kini laris manis bak kacang goreng. Semua itu berkat seorang netizen yang mengetahui keadaannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya