Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Travel Risk Map 2018
Dream - Tahun 2018 tinggal satu bulan lagi. Buat kamu penikmat traveling, sudah ada rencana mau berlibur ke mana di tahun depan?
Jika liburan ke luar negeri, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dulu data dan fakta negara tujuan traveling di tahun 2018. Pastikan negara tujuannya berstatus aman.
International SOS and Control Risk meluncurkan The Travel Risk Map 2018. Peta ini berisi data negara yang masuk kategori risiko kesehatan dan kejahatan tinggi, medium, dan rendah.
Peta ini juga berguna untuk mengetahui risiko kecelakaan selama perjalanan berwisata. Dalam peta itu terdapat indikator keamanan yang dibedakan berdasarkan lima warna.
1. Hijau
Tingkat kriminalitas di negara dengan warna hijau sangat rendah. Tidak ada kekerasan politis, rasisme, atau penyerangan terhadap kelompok tertentu secara signifikan.
Sistim keamanan dan pertolongan darurat berjalan sangat efektif, infrastruktur negara juga sangat bagus. Jasa transportasi publik memiliki standar yang tinggi dan jarang terjadi gangguan. Kegiatan industri juga jarang mempengaruhi pengalaman traveling.
2. Kuning
Negara yang memiliki warna kuning menunjukkan tingkat risiko perjalanan yang rendah. Tingkat kriminalitas cenderung rendah, penyerangan terhadap kelompok tertentu juga jarang terjadi.
Jika ada aksi terorisme, ada aparat keamanan yang cepat tanggap, namun kasus ini jarang sekali terjadi. Infrastruktur negara dan pertolongan darurat mencukupi. Gangguan terhadap layanan transportasi jarang terjadi.
3. Oranye
Negara dengan indikasi warna oranye memiliki tingkat risiko bahaya menengah. Serangan terhadap kelompok, ras, atau agama tertentu terjadi dan terdapat aksi terorisme.
Tingkat keamanan dan pertolongan darurat bermacam-macam. Biasanya terjadi gangguan transportasi publik.
4. Merah
Negara dengan indikator warna merah memiliki tingkat risiko bahaya tinggi. Kerusuhan dapat mengganggu wisatawan. Seringkali terjadi kerusuhan yang melibatkan fasilitas pemerintah.
Traveler dapat mengalami ancaman langsung akibat kerusuhan yang ditimbulkan oleh kelompok tertentu di negara tersebut. Beberapa wilayah di negara tersebut terbatas, tidak dapat diakses oleh traveler.
5. Merah Gelap
Negara dengan indikator warna merah gelap sangat berbahaya. Pemerintah setempat bisa jadi tidak bisa mengontrol keamanan di area tertentu.
Kelompok tertentu dapat mencederai wisatawan dengan serius. Layanan transportasi tidak berfungsi dengan baik. Sebagian besar wilayah tidak terjangkau oleh wisatawan.
Jadi, jika kamu ingin berpergian pada tahun 2018 nanti, silakan melihat peta ini. Coba perhatikan masuk kategori apakah negara tujuan wisata kamu, check this out!
© Dream






© Dream






© Dream

Sangat disayangkan ya, negara seindah Indonesia masuk dalam kategori 'rawan'. Kalah aman dari tetangga sebelah.
(Sumber: Boredpanda.com)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi