Geger Isu Pergerakan MIrip 98 Usai Pilpres, Ini Temuan Polri

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an
Kamis, 18 April 2019 16:00
Geger Isu Pergerakan MIrip 98 Usai Pilpres, Ini Temuan Polri
Polisi ,menemukan banyak akun yang menyebarkan konten provokatif

Dream - Gelaran Pilpres 2019 memang disertai tersebarnya banyak hoaks alias berita bohong. Salah satunya, isu pergerakan massa yang akan berbuat keonaran, mirip dengan tragedi 1998. Polisi memastikan kabar itu adalah hoaks.

" Banyak sekali memang akun-akun menyebarkan konten-konten, baik narasi, kemudian foto, video yang bersifat provokatif mengajak masyarakat berbuat onar, melakukan aksi, mengajak masyarakat melakukan kerusuhan," ujar Kelapa Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo, di Jakarta, Kamis 18 April 2019.

Ia mengatakan, polisi saat ini sudah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk memblokir akun-akun yang menyebarkan konten provokatif.

Dedi menjelaskan, akun-akun yang menyebarkan konten provokatif dapat dijerat pidana dan bisa mendekam di balik jeruji besi.

" Kalau sebar konten bersifat provokatif yang menimbulkan kegaduhan, keonaran di media sosial khususnya, bisa dijerat Pasal dalam Undang-undang 1/1946, bisa Pasal 16,17. Dan bisa juga Undang-undang ITE Pasal 28, 45 huruf a dan sebagainya," ucap dia.

Apabila membuat onar di muka umum, lanjut Dedi, pelakunya bisa dijerat hukum pidana selama 10 tahun penjara.

2 dari 5 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Pilpres Telah Usai (Jokowi & Prabowo)