Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Kombes Yusri Yunis (Foto: Instagram @divisihumaspolri)
Dream - Ambulans yang diamankan di daerah Menteng, Jakarta Pusat, terindikasi membawa batu yang disediakan buat oknum perusuh saat aksi menolak Undang-Undang Cipta Kerja. Indikasi ini muncul dari pengakuan salah seorang pelaku yang diamankan petugas kepolisian.
Dari pengakuan orang tersebut polisi juga menemukan indikasi mobil ambulans tersebut dipakai membawa logistik .
“Ada dugaan bahwa ambulans tersebut bukan untuk kesehatan, tapi untuk mengirim logistik dan indikasi batu untuk para pendemo," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunis, dikutip dari unggahan Instagram @divisihumaspolri, Kamis 15 Oktober 2020.
Yusri menjelaskan, penangkapan ambulans bermula dari tiga rangkaian kendaraan yang melintas di tempat kejadian, yakni sepeda motor dan dua ambulans. Saat itu, aparat sempat menghentikan motor dan satu ambulans.
Dua kendaraan diketahui langsung berhenti saat polisi menyetop mereka. Namun satu ambulans justru melarikan diri saat dihentikan.
"Coba melarikan diri, ada empat orang di dalam ambulans, melarikan diri dengan mundur nyaris menabrak petugas. Dihentikan dan dihadang, dia (ambulans) maju dengan kecepatan tinggi, nyaris menabrak petugas," tutur Yusri.
Saat kejadian tersebut seorang penumpang ambulans berinisial N sempat melompat dan langsung ditangkap polisi.
Adapun ambulans dan tiga orang lainnya diamankan di sekitar Taman Ismail Marzuki.
Saat ini, kata Yusri, empat orang tersebut masih menjalani proses pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Yusri belum mengungkapkan apakah empat orang tersebut tergabung dalam kelompok ormas atau tidak.
Yusri menambahkan, kepolisian prinsipnya selalu mendukung para relawan yang menggunakan ambulans untuk membantu korban dalam setiap aksi demo. Namun, karena ambulans itu berusaha kabur, akhirnya muncul kecurigaan dari aparat dan akhirnya diamankan.
"Kalau memang tidak terbukti kenapa harus melarikan diri karena yang motor dan ambulans satu lagi itu tidak kabur," tuturnya.
View this post on Instagram
Advertisement
Bagaimana Industri Pangan Mengurangi Limbah? Ini Strategi yang Dilakukan

Mengapa Sampah dari Industri Makanan Berbahaya bagi Lingkungan?

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran


Penelitian Ungkap Protein Bisa Bantu Membersihkan Sisa Sel dan Kurangi Tanda Peradangan

Mengapa Tempat Sepi seperti Lorong Kosong Bisa Terasa Menyeramkan? Ini Penjelasan Psikologinya


Bagaimana Harga Emas Ditentukan? Apakah Harganya Sama di Seluruh Dunia?

Hobi Membuat Kue Ternyata Punya 7 Manfaat bagi Kesehatan, Bukan Sekadar Mengisi Waktu Luang

El Niño Diprediksi Menguat, Harga Beras Dunia Terancam Melonjak dan Jutaan Orang Bisa Terdampak

Sering Bikin Lelah secara Emosional? Kenali 8 Tanda Anda Berhadapan dengan Energy Vampire