6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Arthur Wagner, Anggota Partai AfD Masuk Islam (Foto: Focus.de)
Dream - Arthur Wagner, 48 tahun, anggota Partai Alternative fur Deutschland (AfD) yang terkenal karena retorika anti-Muslim dikabarkan memilih masuk Islam. Keputusan Wagner mengejutkan banyak pengamat politik.
Wagner, dilaporkan BBC, menjabat sebagai komite eksekutif partai dari negara bagian Bradenburg. Tetapi, baru-baru ini, Wagner mengundurkan diri dari jabatannya tanpa penjelasan.
Wagner saat ini masih menjadi anggota partai sayap kanan Jerman itu. Dia mengatakan alasannya mundur dari jabatan karena " ada masalah pribadi" .
Di laman resmi AfD, pernah menyebut bahwa " Islam tidak diakui di Jerman."
Para pendukung AfD secara teratur mengadakan demonstrasi anti-Islam dan dalam pemilihan federal 2017, partai tersebut menggunakan poster yang menggambarkan ibu rumah tangga dengan mengenakan pakaian niqab (head cadar).

Tetapi, juru bicara AfD Brandenburg Daniel Friese menegaskan perpindahan agama Wagner tidak menjadi masalah bagi partai tersebut.
" Agama adalah urusan pribadi. Kami mendukung hak konstitusional kebebasan beragama," kata Friese.
Wagner, yang berasal dari Rusia, sebelumnya adalah anggota partai Christian Democratic Union of Germany (CDU) yang beranggotakan Perdana Menteri German Angela Merkel.
Dalam sebuah video yang diterbitkan pada 2017, Wagner mengatakan sempat menjadi pengagum Merkel. Tetapi, kekecewaan Wagner mulai muncul saat Merkel memutuskan memberi masuk ratusan ribu imigran selama kiris 2015-2016.
Dia mengklaim Jerman telah " bermutasi ke negara lain" .
AfD memenangkan kursi parlemen pertamanya pemilihan umum 2017. AfD menduduki peringkat ketiga di bawah CDU/CSU dan SPD dengan perolehan 12,6 persen suara.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
