Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Jokowi Meninjau Protokol Kesehatan Di Bandara Soekarno Hatta
Dream - Jokowi tengah menggodok protokol new normal atau tatanan normal baru di tengah pandemi virus Covid-19. Selama vaksin belum ditemukan, Jokowi meminta masyarakat hidup berdampingan dengan Covid-19 sesuai protokol kesehatan.
" Artinya, sampai ditemukannya vaksin yang efektif, kita harus hidup berdamai dengan Covid-19 untuk beberapa waktu ke depan," ujar Jokowi, dikutip dari siaran pers Sekretariat Presiden, Kamis 7 Mei 2020.
Pemerintah mengungkap empat provinsi yang sedang bersiap memasuki era new normal yakni, DKI Jakarta, Sumatera Barat, Jawa Barat, dan Gorontalo.
" Beberapa ahli menyatakan kasus virus corona bisa menurun. Kendati begitu, tidak berarti kurva penyebaran corona akan langsung landai atau langsung nol, melainkan masih bisa fluktuatif," tambah presiden bernama lengkap Joko Widodo itu.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini bahkan menyebut tidak menutup kemungkinan langkah ini akan diterapkan di kota lainnya di Tanah Air. Berdasarkan data dari Sekretariat Presiden, tercatat ada 25 Kabupaten/Kota yang juga tengah bersiap menerapkan memasuki era new normal.
Lantas, apa saja kriteria daerah yang dapat memasuki era new normal?
Penerapan era new normal hanya akan diterapkan di provinsi dan kabupaten/kota yang indeks penularan virus corona (R0) sudah di bawah satu.
" Nanti juga akan kita mulai untuk tatanan baru ini kita coba di beberapa provinsi kabupaten dan kota yang memiliki R0 di bawah satu," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Rabu kemarin.
Dia menjelaskan, penerapan kebijakan new normal di suatu daerah bergantung pada R0 dan Rt yang sudah menurun.
Jika R0 kurang dari satu, maka rata-rata orang yang terinfeksi akan menularkan kurang dari 1 orang. Sebaliknya, apabila R0 diatas satu maka masih ada penyebaran virus corona.
" Persiapan pelaksanaan tatanan normal baru yang akan kita lihat dari angka-angka dan fakta-fakta di lapangan utamanya yang berkaitan dengan R0 dan Rt," jelas Jokowi.
Jika penerapan new normal di 4 provinsi dan 25 kabupaten/kota tersebut efektif, maka akan diperluas ke daerah-daerah lainnya.
Pemerintah juga akan melihat sektor-sektor apa saja yang dibuka kembali saat era new normal.
Jokowi mengatakan sektor-sektor yang dibuka nantinya tetap harus mengikuti protokol kesehatan. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan menghindari kerumunan.
" Juga pada sektor-sektor tertentu yang kita lihat di lapangan bisa melakukan mengikuti tatanan normal baru yang ingin kita kerjakan," ucap Jokowi.
Dia meyakini apabila pendisiplinan ini dilakukan secara masif, maka akan membuat kurva penyebaran virus Corona di Tanah Air menurun.
Guna memastikan era new normal ini efektif, Jokowi mengerahkan aparat TNI-Polri untuk mendisiplinkan masyarakar agar mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Cara setiap daerah mengendalikan penyebaran virus corona di masing-masing wilayahnya menjadi salah satu tolak ukur penting. Karenanya, Jokowi meminta jajarannya untuk mengecek kesiapan setiap daerah dalam mengendalikan penyebaran virus Corona.
" Dalam rangka persiapan, saya minta tolong dicek tingkat kesiapan daerah dalam mengendalikan virus," ujar Jokowi saat memimpin rapat terbatas melalui video conference, Rabu kemarin.
Dia memerintahkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan TNI-Polri menambah personelnya di daerah-daerah yang kurva penyebarannya masih cukup tinggi. Salah satunya yakni, Jawa Timur.
" Di Jawa Timur misalnya, kita minta bantuan pasukan aparat agar bisa menekan kurvanya agar tidak naik lagi dan memasifkan pengujian sampel, pelacakan agresif terhadap yang PDP maupun ODP dan melakukan isolasi yang ketat," jelas Jokowi.
" Ini kita lakukan kepada provinsi-provinsi yang kurvanya masih naik," sambung dia.
Sumber: Liputan6.com
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan