Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Koleksi Alquran Langka Di Madinah
Dream - Kementerian Agama tengah melakukan pemetaan manuskrip-manuskrip keagamaan yang tersimpan di 32 museum di seluruh Indonesia. Langkah ini dijalankan sebagai inisiasi pendirian Pusat Kajian Manuskrip Keagamaan Nusantara yang digagas Kemenag.
" Hal ini sehubungan manuskrip-manuskrip tersebut juga banyak tersimpan di museum," ujar Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (Puslitbang LKKMO) Kemenag, Mohammad Zain, dikutip dari kemenag.go.id, Senin 19 Februari 2018.
" Selain itu, benda-benda purbakala lainnya pada museum itu juga dapat diidentifikasi unsur-unsur keagamaannya," tambah dia.
Zain mengatakan, museum tak hanya menjadi tempat penyimpanan artefak dan peninggalan budaya dan sejarah kuno. Museum, kata dia, juga menjadi jendela informasi untuk mengungkap dan mengenalkan perkembangan keagamaan bagi warga Indonesia dan dunia.
" Karena itu, pemetaan ini juga diupayakan dapat menghasilkan katalogisasi dan artikel yang menarik tentang khazanah keagamaan di berbagai museum," ucap dia.
Kemenag, tambah dia, mendorong para peneliti untuk menyosialisasikan misi Pusat Kajian Manuskrip Nusantara untuk merawat sumber rujukan khazanah pengkajian keagamaan di Indonesia. Dalam melaksanakan tugasnya, Kemenag membuka peluang kerja sama dengan sejumlah Perguruan Tinggi Keagamaan Islam serta pondok pesantren serta mendirikan Lembaga Tahqiq di 30 wilayah.
" Lembaga Tahqiq ini didirikan salah satunya untuk memfasilitasi alumni Fakultas Adab dan Humaniora PTKI yang concern dan dalam rangka mencetak filolog muda," ucap Zain.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya