Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tina Wells Louden (kanan) Bersama Putrinya, Ashley (kiri) (viral4real.com)
Dream - "Narkoba tidak membeda-bedakan. Narkoba membunuh orang kaya dan orang miskin, yang baik dan yang buruk, tidak peduli siapa Anda."
Itulah kata-kata yang diungkapkan oleh seorang ibu bernama Tina Wells Louden. Dia merasa sedih lantaran putrinya, Ashley, meninggal dunia akibat kecanduan narkoba.
Tina juga sangat marah kepada para pengedar narkoba. Mereka telah merusak kebahagiaan yang selama ini dirasakan Tina bersama putrinya.
"Untuk para pengedar narkoba, beginilah saya harus merayakan hari ulang tahun putri saya sekarang," tulis Tina di halaman Facebook 'Heroin Kills You'. "Bagaimana jika Anda yang hidup sendirian???"
Dalam unggahan tersebut, Tina memasang fotonya yang hanya bisa memeluk guci warna pink bergambar bunga. Guci tersebut juga dibubuhi tulisan berbunyi Ashley dalam tinta emas. Guci itu kemungkinan berisi abu Ashley.
Unggahan itu langsung mendapat respons dengan dibagikan sebanyak 256.000 kali. Kebanyakan yang aktif di Heroin Kills You adalah mereka yang mengalami nasib sama dengan Tina. Salah satu keluarga mereka direnggut oleh narkoba.
Sudah tiga tahun sejak putri Tina, Ashley, meninggal karena overdosis narkoba. Sejak kematian putrinya, Tina merayakan ulang tahun putrinya sendirian saja, yang membuatnya merasa begitu kehilangan.
Pada tanggal 15 Agustus lalu, saat hari ulang tahun ke-28 Ashley, Tina tidak bisa lagi menahan kesedihannya. Dia memutuskan untuk memberitahu dunia bagaimana putrinya meninggal, dengan mengirim pesan menyentuh untuk para pengedar narkoba.
Rupanya, Ashley mulai menyalahgunakan obat resep ketika dia masih remaja. Setelah sekian lama, dia akhirnya pindah ke heroin.
Menurut Tina, Ashley sudah berusaha bersih dari narkoba selama lima tahun. Tetapi, Tina mengatakan keluarga mereka tidak memiliki dana untuk membantunya mencari bantuan profesional.
Hingga pada akhirnya, putrinya yang cantik itu tidak mampu lagi bertahan dari kecanduan. Ashley meninggal kurang lebih sebulan sebelum ulang tahunnya yang ke-25.
Sumber: viral4real.com
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran