Ramai-ramai Menolak Pengungsi Suriah

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 17 November 2015 18:42
Ramai-ramai Menolak Pengungsi Suriah
Sejumlah gubernur negara bagian AS menyatakan menolak relokasi pengungsi Suriah karena khawatir kondisi keamanan menjadi terganggu, seperti yang terjadi di Suriah.

Dream - Teror Paris membawa dampak buruk bagi pengungsi Suriah. Sejumlah negara bagian Amerika Serikat menyatakan menolak menampung mereka.

Sekitar setengah dari gubernur negara bagian menyatakan menolak untuk menampung pengungsi di negaranya masing-masing. Kekhawatiran akan status keamanan meningkat di sana menyusul teror yang terjadi di Paris, Perancis pada Jumat pekan lalu.

Michigan dan Alabama merupakan negara bagian yang pertama kali menolak untuk merelokasi para pengungsi Suriah pada Minggu lalu, dan langkah mereka kini diikuti oleh Oklahoma, Nebraskan, Idaho, Texas, Arkansas, Louisiana, Indiana, Illinois, Massachusetts, Ohio, Arizona, North Carolina, Florida, Wisconsin, Mississippi, New Hampshire, Georgia, Maine, Kansas, Kentucky, Tennessee, South Carolina dan Iowa, beberapa dari mengatakan perlu informasi lebih lanjut sebelum kembali menerima pengungsi.

Gubernur Michigan Rick Snyder, Gubernur Alabama Robert Bentley, Gubernur Texas Greg Abbott, dan Gubernur Arkansas Asa Hutchinton mengatakan, dalam pernyataan terpisah pada Minggu, negara mereka tidak akan merelokasi pengungsi dari negara yang dilanda perang hingga Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengulas prosedur keamanan sepenuhnya.

" Michigan adalah negara ramah dan kami bangga atas sejarah imigrasi kami yang kaya," kata Snyder. " Tapi prioritas kami adalah melindungi keamanan warga kami."

Tetapi, juru bicara Departemen Negara Bagian Mark Toner mengatakan, status pengungsi memberikan seorang individu status hukum di AS dan kebebasan bergerak dari satu negara bagian ke negara bagian lainnya, sehingga jelas negara bagian yang menolak merelokasi pengungsi Suriah sebenarnya menolak mereka.

Terdapat sekitar 129 orang meninggal dalam serangan terkoordinasi di Paris, dan terdapat satu penyerang membawa paspor Suriah, yang membuat pihak berwenang menduga dia masuk ke Eropa sebagai pengungsi.

Orang yang diduga sebagai dalang penyerangan, Abdelhamid Abaaoud, diyakini telah menyusup ke Suriah tahun ini.

Pada September lalu, AS berjanji menampung 15.000 pengungsi yang melarikan diri akibat perang Suriah untuk tahun fiskal yang dimulai pada Oktober.

Diperkirakan terdapat 85.000 pengungsi diharapkan akan ditampung di AS pada 2016, kata Sekretaris Negara John Kerry pada 20 September lalu.

Pada tahun ini, sekitar 200 pengungsi Suriah telah direlokasi ke Michigan oleh salah satu lembaga saja, dan negara bagian ini menjadi kawasan dengan populasi penduduk Timur Tengah terbesar di seluruh AS. Tidak ada pegungsi yang ditampung di Alabaa, dan dalam pernyataannya pada Minggu, Gubernur Benley mengatakan hal-hal ini akan terus terulang.

" Saya tidak akan melibatkan diri dalam kebijakan yang menempatkan warga Alabama dalam bahaya," kata Bentley.

" Saya sedikitpun tidak akan menempatkan warga Alabama pada kemungkinan resiko serangan pada rakyat kami. Mari bergabung dengan saya mendoakan mereka yang mengalami kerugian dan bagi mereka yang tidak akan pernah merasakan kebebasan dari tangan teroris."

Dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Presiden Obama, Abbott mengatakan dia mengarahkan program Komisi Penempatan Pengungsi pada Pelayanan Kesehatan dan Kemanusiaan Texas untuk berhenti merelokasi pengungsi Suriah.

" Mengingat serangan tragis di Paris dan ancaman yang telah kita lihat, Texas tidak dapat berpartisipasi dalam setiap program untuk pengungsi Suriah, satu dari mereka dapat dikaitkan dengan terorisme, ditempatkan di Texas," tulis Abbott.

" Dan saya menyarankan Anda sebagai Presiden menghentikan rencana Anda memberikan tempat penampungan kepara warga Suriah di manapun di AS."

(Ism, Sumber: abcnews.com)

Beri Komentar