Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Charlotte Farrow (Manchaster Evening News)
Dream - Ini kisah tak menyenangkan dari remaja cantik di Kota Manchester Inggris. Charlotte Farrow namanya. Remaja berusia 19 tahun ini mengaku mendapat perlakuan diskriminatif dari pegawai gerai resto cepat saji saat akan membelikan sarapan untuk seorang gelandangan.
Dikutip Dream dari Manchaster Evening News, Selasa 19 Mei 2015, kisah itu bermula saat remaja baik hati ini mendatangi gerai restoran di Oxford Road. Di restoran itu, dia bertemu dengan seorang pria tunawisma. Merasa iba, Charlotte berniat membayar pesanan tunawisma itu.
"Kami mengantre dan tunawisma itu berusaha untuk mengeluarkan uangnya sebelum akhirnya saya mengatakan akan membayarinya," kata Charlotte.
Namun, niat Charlotte itu mendapat respons negatif dari pegawai. "Kemudian supervisor berkata 'kami tidak melayani tunawisma'. Dia mengatakan manajer bisnis tidak mengizinkan mereka untuk melayani tunawisma. Mereka mengatakan ini kebijakan baru," tambah dia.
Charlotte merasa heran. Kebijakan itu dia nilai sebagai perlakuan yang berbeda. "Saya pikir itu benar-benar mengerikan dan benar-benar tidak bermoral. Kita semua manusia. Saya tidak mengharapkan untuk diperlakukan seperti itu. Jika mereka menolak untuk melayani orang tunawisma itu sangat menghakimi."
Charlotte akhirnya berdebat dengan pegawai restoran tersebut. Setelah beberapa saat, akhirnya mereka dilayani. Dan Charlotte mengaku, tak akan lagi menggunakan jasa restoran karena kebijakan itu.
Sementara, Juru Bicara resotran yang tak disebutkan namanya, mengaku telah memeriksa rekaman CCTV peristiwa itu. Dari rekaman itu terlihat tunawisma itu telah dilayani sebelum Charlotte masuk ke restoran. Mereka juga mengatakan, baik Charlotte maupun pria tunawisma itu mendapat pelayanan setelah peristiwa itu.
"Baik pelanggan maupun pria yang dia belikan makanan telah dilayani," kata si jubir.
Dan si Jubir itu mengatakan bahwa aturan yang disebut-sebut sebagai "kebijakan baru" hanyalah bentuk salah komunikasi oleh staf mereka. "Ini bukan kebijakan kami untuk menolak tunawisma dan semua staf telah diingatkan tentang hal ini." (Ism0 Baca Juga: Arab Saudi Bersiap Sambut 7 Juta Jamaah Haji 2015 Derita Rohingya, Ditolak Malaysia Diselamatkan Nelayan Aceh Koma 42 Tahun, Perawat Korban Perkosaan itu Akhirnya Meninggal Derita Pengungsi Rohingya Mahasiswa Demo Jokowi, Hindari Jalan Ini Kemenag Beri Penjelasan Tilawah Alquran Langgam Jawa Filipina Hanya Mau Tampung Pengungsi Rohingya Berdokumen Resmi Perjuangan Tim SAR Evakuasi Jasad Eri dari Kawah Merapi Detik-detik Menegangkan Evakuasi Jasad Eri dari Kawah Merapi Pendaki Ekstrem Dunia Tewas Jatuh dari Ketinggian 914 Meter Jasad Mahasiswa Atma Jaya Berhasil Diangkat dari Kawah Merapi
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Sudah Makan tetapi Masih Lapar? Ini 7 Penyebab yang Perlu Anda Ketahui


Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains