Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Bayinan Merasa Sanagt Tepat Memilih Berjualan Roti Bakar Keiling (Foto:korupsidotcom.wordpress.com)
Dream - Pernah bekerja sebagai pegawai bank dengan gaji lumayan, seorang pria sarjana asal Nanga Pinoh Melawi, Kalimantan Barat memilih menekuni bisnis roti bakar. Mengendarai sepeda motor yang telah dimodifikasi sebagai gerobak roti, kini penghasilannya pun lebih besar 3 kali lipat.
Saban hari setiap pukul 6:30, Sarjana Pendidikan Islam (Spd I) itu mulai mempersiapkan diri untuk berkeliling menjajakan roti bakar buatannya. Pembeli setianya merupakan murid-murid sekolah yang berada di kota Nanga Pinoh.
Keputusan besar yang telah ia ambil tak begitu saja diputuskan. Bayinan telah memikirkan masak-masak dan berkompromi bersama keluarganya. Menjadi seorang pegawai bank yang duduk manis di ruangan ber-AC rupanya tak cukup menggairahkan semangat kerja yang dimiliki Bayinan.
Diakuinya penghasilan menjadi tukang roti bakar jauh lebih menjanjikan ketimbang menjadi pegawai bank. Bila sebelumnya ia menerima upah sebesar Rp 3 juta per bulan, kini ia bisa mengantongi Rp 15 juta per bulan.
" Berjualan roti bakar jauh lebih menyenangkan, dalam sehari bisa mengantongi Rp 500-600 ribu, jadi dalam sebulan saya bisa dapat Rp 15 juta. Dan saya tidak pernah menyesal memutuskan keluar dari bank" , ungkapnya.
Ingin tahu kisah Bayinan? Yuk selengkapnya Baca di sini
Kirimkan kisah nyata inspiratif disekitamu atau yang kamu temui, ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog atau sosmed
3. Foto dengan ukuran high-res
4. Isi di luar tanggung jawab redaksi
Ayo berbagi traffic di sini!
Baca Juga: `Profesor Kampung` Ciptakan Kipas Padi 17 Tahun Jualan Bakso untuk Berangkat Ke Tanah Suci Penjual Bakso Ini Jago 'Public Speaking' Cerita Sukses Pemilik Warteg Bangun `Istana` di Kampung Agus Sasmito, Profesor Muda dari Wonosobo