Saudi Terbitkan Panduan Umroh dan Ibadah Ramadan di Dua Masjid Suci

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 12 April 2021 14:01
Saudi Terbitkan Panduan Umroh dan Ibadah Ramadan di Dua Masjid Suci
Ada ancaman denda bagi jemaah umroh tak berizin dan bagi jemaah yang masuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di luar waktu sholat.

Dream - Otoritas Arab Saudi membuka kembali Masjidil Haram dan Masjid Nabawi pada Ramadan 1442H/2021M meski masih dalam pandemi. Jemaah diizinkan untuk melaksanakan umroh atau ibadah Ramadan di dua masjid suci tersebut.

Kementerian Haji dan Umroh Saudi telah menerbitkan panduan dan protokol ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan. Panduan itu menyatakan jemaah yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 menjadi prioritas utama yang dibolehkan masuk ke dua masjid tersebut, sementara yang belum divaksin sama sekali dilarang.

Izin hanya diberikan melalui aplikasi Tawakkalna dan Earmarna dan tidak untuk individu belum divaksin. Dalam versi yang telah diperbaharui, aplikasi Tawakkalna dilengkapi kode warna dan kode baris yang secara spesifik mendeteksi status kesehatan pemohon.

Kendaraan yang tidak sah akan dilarang berada di pusat kota Mekah. Pengunjung Masjidil Haram dan Masjid Nabawi diharuskan datang tepat waktu atau risiko kehilangan jatah waktu kunjungannya.

Anak-anak dilarang masuk masjid. Juga dilarang berada di halaman sekitar masjid.

1 dari 5 halaman

Tarawih Dibatasi 10 Rakaat

Kementerian Dalam Negeri Saudi memperingatkan adanya denda sebesar 10 ribu riyal, setara Rp38,9 juta bagi jemaah yang melaksanakan umroh tanpa izin. Juga denda 1.000 riyal, setara Rp3,8 juta untuk pengunjung yang mencoba masuk dua masjid suci di luar waktu sholat.

Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Bimbingan menetapkan sholat Tarawih dan Qiyamul Lail dilaksanakan tidak lebih dari 30 menit. Hal ini berlaku untuk semua masjid di kawasan Kerajaan.

Ketetapan ini menyusul keputusan Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz, yang mengizinkan sholat Tarawih digelar di dua masjid suci. Tetapi, rakaatnya dikurangi menjadi 10 rakaat, dikutip dari Arab News.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 5 halaman

150 Ribu Jemaah Boleh Sholat dan Umroh Ramadan di Masjidil Haram

Dream - Otoritas Arab Saudi akan membuka Masjidil Haram untuk ibadah selama Ramadan. Sebanyak 150 ribu orang diizinkan melaksanakan sholat maupun umroh.

Dikutip dari Arab News, jumlah tersebut dirinci menjadi 100 ribu jemaah sholat. Sisanya, 50 ribu jemaah boleh melaksanakan umroh, sebagai bagian rencana peningkatan kapasitas operasional selama pandemi Covid-19.

Kementerian Urusan Islam, Bimbingan dan Dakwah Saudi menyusun prosedur yang harus dipatuhi jemaah untuk ibadah di Masjidil Haram. Seperti, izin umroh hanya diberikan kepada jemaah berusia maksimal 65 tahun dan sudah divaksinasi Covid-19.

Kepala Kepresiden Umum Urusan Dua Masjid Suci, Syekh Abdulrahman As Sudais, menyatakan suntikan vaksin merupakan syarat untuk masuk ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

3 dari 5 halaman

Buka Puasa, Sahur, dan Iktikaf dalam Masjid Ditangguhkan

Menteri Urusan Islam Saudi, Abdullatif Al Asheikh menerbitkan arahan tindakan pencegahan untuk menekan penularan Covid-19 sepanjang Ramadan. Disebutkan buka puasa, sahur dan iktikaf di dalam masjid selama Ramadan ditangguhkan sementara lokasi untuk Sholat Idul Fitri akan ditambah.

Wakil Menteri Urusan Haji dan Umroh Saudi, Abdel Fattah Mashat, mengatakan masyarakat yang ingin melaksanakan umroh Ramadan diharuskan mengajukan permohonan izin melalui aplikasi Tawakkalna, bukan Eatmarna. Izin akan diberikan beberapa hari ke depan setelah pengajuan.

Izin akan diberikan setiap pekan selama Ramadan kepada jemaah yang ingin sholat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Masa pengajuan izin akan dibuka kembali jika terdapat pembatalan.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

4 dari 5 halaman

Jemaah Sudah Divaksin Boleh Jalani Umroh di Bulan Ramadan

Dream - Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengizinkan jemaah yang sudah divaksinasi untuk melaksanakan umroh Ramadan di tengah pandemi Covid-19. Hal yang sama juga berlaku untuk jemaah sholat.

Kapasitas Masjidil Haram dan Masjid Nawawi akan ditingkatkan saat Ramadan yang mulai berjalan pekan depan. Sehingga izin ini akan menambah kapasitas jemaah yang akan beribadah di dua masjid suci tersebut, dikutip dari Arab News.

Sementara, izin hanya diberikan kepada jemaah yang telah mendapatkan vaksinasi penuh atau sudah disuntik vaksin sebanyak dua dosis. Juga kepada jemaah yang dalam masa 14 hari setelah suntikan dosis pertama dan mereka yang sudah sembuh dari Covid-19.

Setiap orang dengan status sudah divaksinasi diharuskan mendaftar pada aplikasi Covid-19 resmi Saudi, Tawakkalna. Aplikasi ini diluncurkan tahun lalu untuk memudahkan pelacakan penularan Covid-19.

Selain aplikasi Tawakkalna juga diharuskan mendaftar pada aplikasi Eatmarna. Pendaftaran akan mengakomodir tiap orang berdasarkan ketersediaan ruang di dua masjid suci yang sudah diperketat.

5 dari 5 halaman

Izin Digital

Lebih lanjut, Kementerian menyatakan Tawakkalna dan Eatmarna merupakan aplikasi resmi yang ditetapkan untuk pengurusan izin masuk ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Kementerian juga memperingatkan agar publik berhati-hati terhadap laman dan aplikasi palsu.

Sebelumnya, Kepala Kepresidenan Umum Urusan Dua Masjid Suci, Syekh Abdulrahman As Sudais, mengumumkan otoritas siap menerima jemaah umroh dan peziarah Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama Ramadan. Protokol kesehatan tetap diterapkan secara ketat untuk menjamin keamanan dan kesehatan jemaah.

Syekh Sudais menyatakan kesehatan para pekerja pada otoritas Dua Masjid Suci dipastikan telah diperiksa. Seluruh rencana dan program bagi semua badan yang terafiliasi dengan Kepresidenan telah diumumkan akan memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar