Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Ada kisah lain di seputar pembunuhan Angeline. Kisah itu menyebutkan kakak angkat Angeline, Yvonne Caroline Megawe membuat pengumuman adiknya sedang diculik.
Di tengah beredarnya kabar tersebut, Yvonne malah tidak melapor ke polisi. Dia justru mengabarkan hal itu kepada seorang warga negara Australia, Christopher Burns.
" Ada keterangan dari Yvonne kepada Christopher melalui SMS. Saat kehilangan Angeline ada penculik," ujar kuasa hukum Christipher, Harris Arthur Hedar, Rabu, 8 Juli 2015.
Menurut Harris, Yvonne bermaksud meminta 'simpati' dari Christopher, yang pernah merasakan anaknya diculik. Simpati yang dimaksud adalah uang tebusan seperti dimintakan penculik.
Yvonne mengaku mendapat SMS dari penculik yang berisi permintaan uang tebusan sebesar Rp150 juta. SMS itu dia teruskan kepada Chistopher.
" Ada nomor rekeningnya penculik yang diberikan oleh Yvonne. Dia yang menyampaikan kepada Christopher," kata Harris.
SMS tersebut diterima Yvonne tanggal 17 Mei 2015 pukjul 13.41 WITA, sehari setelah Angeline dinyatakan hilang. " Terus dia forward langsung ke Christopher pukul 13.42 WITA," terang Harris.
Menurut Harris, kliennya sempat merasa curiga dengan SMS kiriman Yvonne. Pasalnya, terdapat keganjilan dalam SMS tersebut.
" Dia bertanya kenapa tidak dilaporkan ke polisi. Katanya sudah. Kalau sudah kok secepat itu. Padahal baru diterima ancamannya. Kapan dilaporkan ke polisi? Christopher berpikir bisa saja ini rekayasa. Makanya dana tidak ditransfer," ungkap Harris.
Hari ini Chistopher menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas pengiriman SMS terkait kasus pembunuhan Angeline. Harris menjelaskan, kliennya mendapat 19 pertanyaan dari penyidik.
" Chistopher memberi keterangan selama 2 jam. Dia saksi dalam kasus pembunuhan terkait SMS yang dikirim Yvonne," kata Harris.
Menurut Harris, pertanyaan yang disampaikan kepada kliennya bertujuan mengungkap keterkaitan latar belakang pembunuhan dengan persoalan ekonomi yang dialami Margriet.
" Apakah terjadi kesulitan ekonomi sehingga terjadilah pembunuhan, itu kaitannya," jelas Harris.
(Ism, Laporan: Berry Putra)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya