7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Bajaj Khusus Wanita Di Pakistan, Pink Rickshaw (emirates247.com)
Dream - Dunia sempat heboh dengan kehadiran jasa layanan ojek khusus wanita di Indonesia, Ladyjek. Ojek berbasis aplikasi ini hanya dapat dimanfaatkan oleh kaum hawa, dengan pengendara yang juga wanita.
Setelah kehebohan itu, kini muncul layanan bajaj khusus wanita. Tapi, kali ini tidak di Indonesia, melainkan di Pakistan, tepatnya di Punjabi, Lahore.
Bajaj tersebut didominasi warna pink, dan dikemudikan oleh wanita. Bajaj-bajaj tersebut beroperasi di bawah naungan perusahaan 'Pink Rickshaw'.
Pendiri perusahaan ini, Zar Aslam punya alasan tersendiri mengapa dia sampai membuat layanan khusus tersebut. Selama ini, wanita selalu mendapat perlakuan kurang menyenangkan di mana saja, termasuk dalam angkutan umum.
Mereka dilecehkan tidak hanya oleh penumpang pria, melainkan juga oleh sopir. Alhasil, banyak wanita yang trauma berada di tempat umum.
Pengalaman tersebut juga pernah dialami oleh Aslam. Berdasarkan pengalaman itu, dia ingin membantu kaum wanita untuk mendapat layanan transportasi yang nyaman sekaligus memberi peluang untuk mendapat penghasilan.
Pada 2014, ide Aslam terwujud dengan 10 unit bajaj beroperasi hingga saat ini. Dia punya keinginan memiliki 25 unit bajaj pada pertengahan tahun 2016.
Sayangnya, Aslam kini tengah menghadapi kesulitan modal untuk menghidupi 10 orang pengendara bajajnya. Padahal, permintaan untuk menjadi pengendara di Pink Rickshaw dari para wanita Pakistan begitu tinggi.
" Ada banyak wanita yang ingin bergabung menjadi pengemudi," kata Aslam, yang juga menjadi pengurus LSM Pakistan, Environment Protection Fund.
Untuk pengadaan satu unit bajaj baru, Aslam harus mengeluarkan uang sebesar 3.000 dolar Amerika, setara Rp39,5 juta. Tetapi, itu belum termasuk tambahan peralatan keamanan khusus.
" Beberapa bajaj pertama kami beli sangat mahal tapi sekarang kami sedang mencari model yang lebih murah," kata Aslam.
" Satu-satunya hal yang mengecewakan adalah sulitnya mendapat dana untuk menambah unit bajaj karena permintaan di luar sanadan ini hanya soal mendapatkan uang bersama," kata dia.
Jika dana sudah tersedia, hal itu akan membantu para wanita seperti Parveen Bibi. Bibi ingin membuat kehidupannya lebih baik dengan menjadi sopir bajaj sekaligus menghindari ancaman pelecehan seksual yang sering malah menyudutkan kaum wanita.
Bibi merupakan tulang punggu keluarganya setelah sang suami meninggal. Meski dia hanya mengendarakan bajaj pada siang hari dengan alasan keamanan, Bibi mengatakan sejumlah penumpang yang dia antar begitu puas dengan pelayanannya.
" Penumpang wanita sangat senang mereka bisa bepergian dengan pengendara roda tiga wanita dan merasa nyaman," ucap Bibi.
(Ism, Sumber: emirates247.com)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?