4 Strategi yang Wajib Dijalankan Saat Menggelar PTM, Sanggup?

Reporter : Ahmad Baiquni
Kamis, 14 Oktober 2021 12:01
4 Strategi yang Wajib Dijalankan Saat Menggelar PTM, Sanggup?
Semua pihak harus terlibat mendukung kesuksesan PTM.

Dream - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang diberlakukan Pemerintah membutuhkan sinergisitas dari semua pihak. Dengan tetap mewaspadari penyebaran virus Corona, PTM diharapkan bisa menjadi solusi mengejar ketertinggalan pendidikan para murid akibat sekolah online selama pandemi Covid-19.

" Kita harus saling bahu membahu mencapai tujuan bersama Indonesia merdeka belajar," ujar Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih, pada Indonesia Hygiene Forum ke-8, Rabu 13 Oktober 2021.

Merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri mengenai Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa Pandemi Covid-19, terdapat serangkaian ketentuan penting yang perlu dilakukan semua pihak selama melaksanakan PTM terbatas.

Beberapa ketentuan sudah diketahui masyarakat di antaranya selalu memakai masker selama berada di area sekolah, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak dengan orang lain. Tak luput ketentuan soal etika batuk dan bersin selama sekolah juga harus dijalankan.

Sekretaris Direktur Jenderal di Ditjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Arianti Anaya, menyatakan terdapat empat strategi penanganan pandemi Covid-19 yang perlu dilakukan selama pelaksanaan PTM Terbatas.

1 dari 1 halaman

4 Strategi Penanganan Covid-19 di Sekolah

Strategi pertama adalah upaya deteksi harus dilakukan lebih cepat agar penyebaran virus dapat dikendalikan. Kedua, terapeutik ditandai dengan tindakan pemerintah menyiapkan rumah sakit, tenaga kesehatan, dan pemanfaatan isolasi secara terpusat.

Indonesia Hygiene Forum© Dream.co.id

Ketiga, vaksinasi anak yang seharusnya baru dijalankan tahun depan namun bisa dipercepat. Keempat, perubahan perilaku karena protokol kesehatan tidak dapat dilewati.

" Walaupun sudah vaksin, tetap bisa kena virus. Makanya harus dilakukan empat-empatnya," jelas Arianti.

Selain itu, seluruh fasilitas sekolah pun harus selalu higienis. Caranya dengan pembersihan rutin menggunakan produk dan alat kesehatan yang berkualitas dan berstandar tinggi.

(Sah, Laporan: Angela Irena Mihardja)

Beri Komentar