Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Sebanyak 20 orang warga di Kabupaten Jayawijaya, Papua, dinyatakan positif Covid-19. Mereka tertular dari satu pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang menolak menjalani isolasi mandiri.
Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, mengatakan warga tersebut masuk kategori OTG karena hasil pemeriksaan di Bandara Sentani sebelum terbang ke Bandara Wamena tidak mengindikasi terinfeksi virus Covid-19.
" Dia tidak karantina mandiri, tetapi mengikuti kegiatan di mana-mana, bertamu ke rumah orang, akibatnya kami mendapat 20 orang ini," ujar Jhon, dikutip dari Merdeka.com.
Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayawijaya baru mengetahui yang bersangkutan terinfeksi virus corona setelah melakukan tes cepat di puskesmas. Tes memang diwajibkan untuk siapa saja orang yang baru datang dari luar kabupaten tersebut.
" Setelah 14 hari kemudian (usai tiba di Wamena), yang satu orang ini kembali ke puskesmas memeriksakan diri dan ternyata positif," kata Jhon.
Tim Covid-19 langsung melakukan pelacakan kontak orang-orang yang pernah berinteraksi dekat dengan pasien tersebut. Sebagian dari mereka dengan sendirinya datang ke RSUD untuk melakukan tes cepat.
" Dan ternyata mereka positif juga," ucap Jhon.
Dia pun mengimbau masyarakat bepergian ke luar Kabupaten Jayawijaya untuk menjalani karantina mandiri ketika kembali. Isolasi minimal dijalankan 14 hari dan tidak melakukan kontak fisik dengan orang-orang sekitar.
" Karantina mandiri 14 hari itu penting untuk menjaga agar tidak terjadi kasus baru di Jayawijaya ini. Dia sudah taat dengan 14 hari harus periksa, tetapi dia tidak taat karantina mandiri, akibatnya virus ke mana-mana," ucap Jhon.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya